AS Perluas Pangkalannya di Saudi dan Tempatkan 500 Pasukan Tambahan

Saudi- US military exercise in Saudi Arabia. (SPA)
VisiMuslim - Amerika Serikat dikabarkan sedang memperluas pangkalan udaranya di Arab Saudi, Pangkalan Emir Sulthan. Renovasi ini untuk menyiapkan pangkalan itu menampung senjata-senjata modern AS di tengah ketegangan di Timur Tengah.

Menurut CNN pada Kamis (18/07/2019), gambar citra satelit melihatkan perluasan di pangkalan yang terletak di timur ibukota Riyadh itu. Landasan pacu terlihat lebih panjang dari sebelumnya.

Berdasarkan analisa Jeffrey Lewis, peneliti kajian internasional dari lembaga Middlebury Study, terhadap gambar setelit tersebut, pasukan AS tiba di pangkalan Emir Sulthan pada pertengahan Juni. Hal itu berdasarkan peralatan konstruksi mulai terlihat di ujung landasan pacu pada 27 Juni yang menunjukkan apa yang tampak sebagai operasi Peningkatan yang sedang berlangsung. Hal itu menunjukkan pola yang sama yang digunakan oleh insinyur militer AS.

Dua sumber pejabat Pentagon menjelaskan kepada CNN bahwa persiapan awal di pangkalan AS di Saudi saat ini sedang berlangsung. Operasi itu menyiapkan pangkalan untuk mendukung penempatan sistem rudal Patriot serta pekerjaan yang sedang berlangsung di landasan pacu untuk memungkinkan jet-jet tempur generasi kelima F-22 selain terbang dan mendarat di pangkalan .

Para pejabat mengatakan sekitar 500 tentara diperkirakan akan tiba di Pangkalan Udara Emir Sulthan, sementara pasukan kecil AS telah berada di pangkalan itu, yang terdiri dari unsur-unsur pendukung.

Pemerintah AS bulan lalu mengumumkan niatnya untuk mengirim 1.000 personel militer tambahan ke kawasan di tengah ketegangan di Timur Tengah dengan Iran, tanpa menunjukkan negara-negara yang akan dituju. Menurut para pejabat, 500 prajurit yang akan dikirim ke Saudi bagian dari 1.000 tentara tersebut.[vm]

Sumber: CNN

Belum ada Komentar untuk "AS Perluas Pangkalannya di Saudi dan Tempatkan 500 Pasukan Tambahan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...