BPN: Ada Ribuan Bukti Kecurangan Pemilu 2019


VisiMuslim - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga mengungkapkan bahwa begitu banyak bukti-bukti kecurangan Pemilu 2019, setidaknya sampai ribuan bukti.

“Kami tidak bisa menunjukkan semua bukti karena ada ribuan. Tapi kami akan tunjukkan beberapa,” ujar Direktur Kampanye BPN Prabowo-Sandi, Sugiono, di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan, Senin (22/04/2019).

BPN membeberkan data indikasi kecurangan yang terjadi di pemilu 2018. Bukti tersebut mulai dari video surat suara yang tercoblos hingga perbedaan data C1 dengan website KPU.

Di antara bukti yang dibeberkan, Sugiono memperlihatkan video yang menunjukkan surat suara telah tercoblos untuk pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma’ruf Amin.

Ia mengungkap, kejadian seperti itu berlangsung di berbagai wilayah, seperti di Banyuwates (Jawa Timur), Bekasi (Jawa Barat), hingga Tangerang (Banten).

Bukti berikutnya yang dipaparkan, terdapat kotak suara untuk Pilpres yang tak tersedia di tempat pemungutan suara (TPS) dan kotak suara tak tersegel. Salah satu bentuk kecurangan lainnya, lanjutnya, amburadulnya Daftar Pemilih Tetap (DPT).

Bukti lainnya, ungkap BPN, adanya petugas KPPS yang mencoblos surat suara saat pemungutan berlangsung yang disebut terjadi di Selo Boyolali dan Bekasi. Kasus surat suara tercoblos di Selangor, Malaysia juga merupakan bukti kuat.

Sedangkan Juru Bicara Tim IT BPN Prabowo-Sandi, Agus Muhammad Maksum mengungkapkan, terdapat sekitar 17.553.708 kesamaan data DPT pada 3 April 2019 dengan 1 Juli, 31 Desember, dan 1 Januari.

Pun, banyak data ganda yang diungkap, misalnya dalam satu Kartu Keluarga (KK), terdapat sangat banyak anggota keluarga. “Kemudian ada ratusan pemilih dengan usia di atas 90 tahun dan 20 ribu pemilih berusia di bawah 17 tahun,” ungkapnya kutip INI-Net, Selasa (23/04/2019).

BPN juga melihat kejanggalan lainnya, dimana beberapa hari ini website Komisi Pemilihan Umum (KPU) tampak cenderung mempertahankan kemenangan paslon 01 Jokowi-Ma’ruf pada kisaran 54 persen. Padahal, terdapat banyak data yang bisa diinput KPU yang menunjukkan Prabowo-Sandi menang di banyak TPS.

BPN juga mengungkapkan, tejadi berkali-kali kecurangan di website resmi KPU. BPN menilai layak disebut kecurangan karena kesalahannya sama dan berkali-berkali, capres 02 dicurangi.

“Suaranya (paslon 02) dikecilkan dan suara 01 dibesarkan. Bahkan KPU sendiri sudah mengakui adanya kesalahan kirim data,” ungkapnya.

Oleh karena itu, BPN berharap kepolisian segera menindak tegas oknum KPU yang dinilai terlibat manipulasi data. Petugas KPU yang menginput data harus bisa dipastikan menjalankan tugas dengan adil, jujur, dan profesional.

BPN akan membawa bukti-bukti tersebut ke KPU dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) terkait dugaan kecurangan-kecurangan Pemilu 2019, walaupun sebelumnya, persoalan ini sudah dilaporkan ke Bawaslu dan KPU melalui surat.[vm]

Sumber : hidayatullah

Belum ada Komentar untuk "BPN: Ada Ribuan Bukti Kecurangan Pemilu 2019"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...