MASIKA ICMI Sulsel Kutuk Keras Polisi Masuk Masjid

Oknum Polisi Masuk Masjid Kejar Mahasiswa Demo
VisiMuslim - Majelis Sinergi Kalam (MASIKA) Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Sulsel mengutuk keras atas beredarnya video polisi masuk di Masjid Masjid Syuhada 45.

Ketua MASIKA ICMI Orwil Sulsel, Ardiansyah S Pawinru mengaku menyesalkan dan berkeberatan terhadap kejadian tersebut.

“Kami meminta dengan tegas kepada pihak berwenang untuk segera merilis pelaku penyerbuan ke masjid dan menindak tegas anggotanya yang melakukan penyerangan,” kata Ardiansyah.

Ia menambahkan masjid adalah simbol kemaslahatan dan kerukunan ummat secara luas, juga digunakan untuk mewujudkan kesejahteraan dan ketertiban sosial melalui dakwah.

“Maka tidak sepatutnyalah aparat kepolisian memaksa masuk, tetap memakai sepatu laras dan masuk memukuli mahasiswa yang berada di dalam area masjid,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa seharusnya kepolisian lebih persuasif dalam menangani proses penyampaian aspirasi yang dilakukan oleh mahasiswa.

Apalagi, kata dia, hal itu dilindungi oleh undang undang nomor 9 tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di depan umum.

“Kami akan terus mendorong kerukunan antar umat beragama, kebebasan menyampaikan pendapat, maka kami turut mengecam oknum pelaku penyerangan terhadap mahasiswa di dalam Masjid,” tegasnya.

Untuk diketahui, beredar video penyerbuan kepolisian disertai pemukulan kepada mahasiswa di dalam Masjid Syuhada 45 di Kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel pada 24 September 2019 kemarin. [rs]

Belum ada Komentar untuk "MASIKA ICMI Sulsel Kutuk Keras Polisi Masuk Masjid"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...