Pengurus Masjid Al-Aqsha Mempersilakan Gereja Dibangun Lebih Besar

Pembangunan (renovasi) Masjid Al-Aqsha di jalan utama kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Maret 2018.
VisiMuslim - Ketua Takmir Masjid Al-Aqsha Sentani, Jayapura, Papua, Nurdin Sanmas, menyatakan tidak berkeberatan andai gereja-gereja yang berada di Sentani, khususnya yang terletak di dekat masjid itu, berukuran lebih besar.

“Kami sangat senang sekali, dua kali lebih besar dari ini (masjid) kami juga senang sekali. Kami tidak merasa terganggu, termasuk kalau menara gereja juga lebih tinggi dua kali lipat. Yang penting tidak mengganggu penerbangan silakan saja,” ujarnya kepada hidayatullah.com melalui sambungan telepon, Selasa (20/03/2018).

Bahkan, ia menyebut, jika bangunan gereja dan masjid sama megahnya, bisa menjadi lambang kerukunan umat beragama di Jayapura. Apalagi letaknya yang berada di jalan raya utama dekat pintu masuk bandar udara Sentani.

Nurdin menyampaikan, selama ini toleransi umat beragama di Jayapura sudah berjalan dengan sangat baik dan harmonis.

Meskipun belakangan agak gaduh disebabkan adanya surat tuntutan dari Persekutuan Gereja-gereja di Kabupaten Jayapura (PGGJ) yang bersifat protes terhadap bangunan menara masjid yang dinilai lebih tinggi dari gereja di dekatnya dan juga soal pengeras suara adzan.

Ia menjelaskan, renovasi Masjid Al-Aqsha dilakukan karena menyesuaikan kebutuhan jamaah yang semakin banyak.

Walaupun, Nurdin mengungkapkan, banyak yang beranggapan kalau menara Masjid Al-Aqsha nanti di atasnya ada pengeras suara.

Padahal, kata dia, posisi speaker tidak berada di puncak menara, dan menara itu sudah merupakan bagian dari desain masjid, yakni menempel di badan masjid, dan bukan bangunan menjulang yang terpisah. [vm]

Sumber : hidayatullah.com

Belum ada Komentar untuk "Pengurus Masjid Al-Aqsha Mempersilakan Gereja Dibangun Lebih Besar"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel