Media Italia: Haftar Minta Persetujuan Paris Sebelum Serang Tripoli


VisiMuslim - Surat kabar Italia, La Repubblica, Jumat (14/04/2019), mengatakan bahwa Khalifah Haftar, pemimpin milisi di Libya timur, mengirim utusan ke Paris sebelum meluncurkan operasi militer menargetkan Libya barat. Utusan itu meminta persetujuan operasi militer merebut Tripoli yang dikendalikan Pemerintah Rekonsiliasi Libya, pemerintahan di Libya yang diakui internasional.

Menurut La repubblica, kunjungan itu berrlangsung pekan lalu dengan menggunakan pesawat Falcon beberapa jam setelah serangan di Tripoli, pada 4 April.

Surat kabar itu mengatakan dalam laporannya, berdasarkan pemantauan melalui situs pelacak traffic udara, Fligh Radar, pesawat tersebut terpantau melakukan perjalanan dari Libya menuju Paris di hari tersebut. Informasi itu dikonfirmasi oleh sumber-sumber diplomatik.

Utusan Haftar itu juga mengunjungi ibu kota Italia, Roma, pada Senin lalu untuk mengadakan pembicaraan dengan Perdana Menteri Giuseppe Conte tentang kemungkinan gencatan senjata di Tripoli.

“Para utusan Haftar berada di Paris beberapa jam setelah pengumuman dimulainya serangan terhadap Tripoli, dan bahwa pesawat mereka meninggalkan bandara Orly, sebelum Jumat fajar, menuju Benghazi,” tulis La Repubblica seperti dilansir Anadolu Agency (AA).

Koran itu juga mengutip apa yang dia sebut sebagai “lingkaran Libya-Paris” bahwa putra Haftar, Saddam, termasuk salah satu dari tim utusan tersebut.

Sebelumnya, pihak berwenang Prancis menyangkal pihaknya mengetahui rencana untuk menyerang Tripoli. Paris mengklaim tidak memiliki “agenda tersembunyi” di Libya.

Pada 4 April, Khalifa Hafer melancarkan operasi militer untuk merebut Tripoli, sebuah langkah yang memicu kecaman internasional yang meluas.

Langkah itu dilakukan menjelang konferensi untuk mencari solusi krisis di Libya. Konferensi ini difasilitasi oleh PBB. [vm]

Sumber: AA

Belum ada Komentar untuk "Media Italia: Haftar Minta Persetujuan Paris Sebelum Serang Tripoli"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...