Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dinilai Merugikan Rakyat Papua Soal Pemblokiran Internet, Jokowi Dihimbau untuk Meminta Maaf


Jakarta, Visi Muslim- Putusan PTUN Jakarta yang memvonis bersalah Presiden Joko Widodo dan Menkominfo atas pemblokiran internet di Papua dan Papua Barat mendapat sorotan dari Anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PKS, Netty Prasetiyani.

Menurut Netty, keputusan PTUN itu harus diindahkan oleh Presiden dan jajarannya agar segera meminta maaf kepada masyarakat Papua yang sudah dirugikan oleh Pemerintah.

“Saya menyarankan pemerintah segera menjalankan perintah putusan PTUN. Pak Presiden segeralah meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia, karena ini bukan hanya merugikan orang Papua tapi juga kita semua,” kata Netty sebagaimana dikutip dari Rmol.id (4/6/2020).

Pemblokiran internet di Papua menurut Netty sangat merugikan semua pihak. Bukan hanya dari sektor menghambat aktivitas keseharian masyarakat tapi juga akses keluar masuknya informasi.

“Sehingga kita tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi di sana. Kabarnya juga para jurnalis tidak bisa mengirim berita yang akurat saat kericuhan itu terjadi, bukankah ini melanggar kebebasan pers yang sebagaimana tertuang dalam UI 40/1999 tentang Pers,” ujarnya.

Menurut Netty alasan pemerintah melakukan pemblokiran untuk menangkal berita hoax yang akan memperkeruh suasana Papua tidak dapat dibenarkan. Pasalnya, pemerintah memiliki semua sumber daya dan infrastruktur yang mampu untuk melakukan penyaringan informasi yang beredar dari Papua bukan malah melakukan pemblokiran informasi. Sehingga rakyat hanya bisa mendengar informasi dari pihak yang menguntungkan pemerintah semata.

“Masak kalah dan takut dengan informasi hoax yang disebar oleh hanya satu dua orang?” tambah Netty.

Ia menekankan, pemblokiran internet di Papua termasuk maladministrasi. Pasalnya, tidak sesuai antara kadar kedaruratan di Papua dengan pembatasan akses terhadap informasi melalui pemblokiran internet.

“Kan tidak ada penjelasannya? Pemerintah hanya menyampaikan pemblokiran itu melalui siaran pers dan ini tidak cukup,” tandas Netty. [] Nilufar Babayiğit

Posting Komentar untuk "Dinilai Merugikan Rakyat Papua Soal Pemblokiran Internet, Jokowi Dihimbau untuk Meminta Maaf"