Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Lebanon Layangkan Protes Ke PBB Soal Serangan Israel Di Wilayah Selatan Negara Itu


Beirut, Visi Muslim- Lebanon memutuskan untuk mengajukan protes resmi kepada Dewan Keamanan PBB (DK PBB) atas serangan Israel di bagian selatan negara itu pada hari Senin, (27/7/2020).

Berbicara pada konferensi pers, Menteri Luar Negeri Lebanon Nassif Hitti mengatakan pemerintah Lebanon mengutuk serangan itu dan akan mengajukan keluhan kepada DK PBB.

"Lebanon tetap berkomitmen untuk implementasi Resolusi 1701 DK PBB, tetapi juga memiliki hak untuk membela diri," tegas Hitti.

Tentara Israel pada hari Senin mengumumkan bahwa mereka telah melakukan pemboman di kota perbatasan Lebanon, Kafr Shuba, atas "insiden keamanan" di sepanjang perbatasan Israel-Lebanon.

Dalam sebuah pernyataan, tentara Israel mengatakan bahwa pasukannya telah "menggagalkan upaya infiltrasi oleh Hizbullah" di wilayah Jabal Ros.

Namun sebuah pernyataan Hizbullah, membantah klaim ini, dengan mengatakan: "Tidak ada bentrokan atau penembakan di pihak kami dalam peristiwa yang terjadi hari ini di perbatasan selatan di Lebanon, melainkan hanya satu pihak yang takut, cemas dan musuh yang sedang tegang ".

Hizbullah juga menegaskan bahwa tanggapannya terhadap pembunuhan salah satu warganya dalam "agresi Israel" di sekitar Bandara Internasional Damaskus beberapa hari yang lalu "pasti akan segera disampaikan."

Ketegangan militer terjadi ketika tentara Israel terus berjaga di sepanjang perbatasan utara negara itu dalam mengantisipasi serangan balasan oleh organisasi Hizbullah Libanon.

Hizbullah sebelumnya bersumpah untuk menanggapi pembunuhan salah satu anggotanya dalam serangan udara yang diyakini telah diluncurkan oleh Israel, di sebuah situs dekat ibukota Suriah Damaskus.

Dalam beberapa hari terakhir, tentara Israel mengumumkan akan mengerahkan bala bantuan militer ke perbatasan dengan Lebanon. [] Gesang/ Aboe Shehnaze Kaif

Posting Komentar untuk "Lebanon Layangkan Protes Ke PBB Soal Serangan Israel Di Wilayah Selatan Negara Itu"