Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Multaqa Ulama Aswaja Suramadu Jatim, Kapitalisme dan Komunisme ‘Tidak Berdaya’ Hadapi Pandemi, Islam Solusi Terbaik


Suramadu, Visi Muslim-  “AS yang menjadi penjaja Kapitalisme dan China yang menjadi penjaja Sosialisme-Komunisme babak belur dihantam Covid 19. Masa iya mereka yang gagal dan hampir tenggelam kita mintai tolong? Jika mereka gagal, kemana Kaum Muslimin seharusnya mencari solusi? Tidakkah Islam menjadi solusi untuk mengatasi aneka problem kehidupan, termasuk pandemi Covid 19?” Tanya KH Ibnul Hajjaj, Pengasuh Pondok Pesantren At-Tanwir Sampang Madura dalam acara Multaqa Ulama Ahlu Sunnah Wal Jamaah Suramaduraya, Sabtu, 25 Juli 2020.

Pada kesempatan tersebut, beliau juga memaparkan fakta Kapitalisme yang eksploitatif, doyan mengeruk dan merampok aneka sumber daya alam (SDA) milik negeri-negeri muslim, dan menciptakan kesenjangan yang lebar antara satu negara dengan negara lain. “Di bumi, sebenarnya tersedia pangan dengan jumlah 6 kali lipat dari jumlah yang dibutuhkan manusia. Hanya saja, penerapan ekonomi Kapitalisme yang menjadikan harga (baca: keberadaan harta untuk membayar harga pangan yang dibutuhkan) sebagai mekanisme utama untuk bisa mengaksesnya, menjadi masalahnya. Negara kaya yang memiliki uang untuk membeli mengalami obesitas, sedangkan negeri-negeri Muslim yang umumnya merupakan negara miskin mengalami kelaparan, malnutrisi, dan busung lapar yang parah.”

Bagaimana dengan China? China yang merupakan negara penjaja Mabda’ Sosialisme-Komunisme juga di ujung tanduk kehancuran. “Covid 19 berasal dari China. Akibat pandemi ini ekonomi China goncang. Diperkirakan, saat ini pengangguran di China mencapai angka 300 juta jiwa. Untuk itulah mereka dengan berbagai cara mencarikan lapangan pekerjaan bagi warganya, termasuk mengirimkan tenaga kerjanya ke negeri kita. Ketika TKA China datang ke negeri ini, maka wajib bagi kita mewaspadai bahaya Mabda’ Komunisme yang mereka jajakan.”

Multaqa Ulama Aswaja Suramaduraya tersebut juga menghadirkan Ustadz Abu Fakhri, dari Majlis Taklim (MT) ‘Uyunul Ummah Sumenep. Beliau mengingatkan kepada kita bahwa hanya Islamlah yang mampu membawa kebaikan bagi umat manusia dan menjadi penyelamat kita di akhirat kelak. “Islam adalah kebenaran. Dan di akhirat kelak Islam akan menyelamatkan kita,” ungkap beliau.

Agar Islam bisa mendatangkan kebaikan bagi umat manusia dan seluruh alam, maka Islam harus diterapkan secara kaffah dalam kehidupan. “Bagaimana agar syariat Islam bisa diterapkan secara kaffah? Tentu kita perlu institusi penerap syariat Islam. Khilafah itulah institusinya,” tegas beliau.

Oleh sebab itu, mari kita tatap masa depan gemilang dengan menerapkan Islam secara totalitas, dan bersegeralah tinggalkan Kapitalisme, Nasionalisme, Demokrasi dan Komunisme yang terbukti gagal membawa kebaikan bagi manusia dunia akhirat. (AA)

Posting Komentar untuk "Multaqa Ulama Aswaja Suramadu Jatim, Kapitalisme dan Komunisme ‘Tidak Berdaya’ Hadapi Pandemi, Islam Solusi Terbaik"