Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ustaz Ismail Yusanto: Miras Merusak Akal Sehat



Jakarta, Visi Muslim-  Cendekiawan Muslim Ustaz Muhammad Ismail Yusanto (MIY) mengungkapkan bahwa minuman keras (miras) dapat merusak akal sehat.

"Salah satu yang sudah dibuktikan secara medis yang merusak akal sehat manusia adalah minuman keras," tuturnya dalam acara Fokus: Pro dan Kontra UU Minol, Ahad (22/11/2020) di kanal Youtube Fokus Khilafah Channel.

Menurutnya, salah satu hal penting yang harus dijaga adalah kesehatan akal. "Ini yang membedakan manusia satu dengan manusia lainnya. Termasuk yang paling mendasar yang membedakan manusia dengan hewan itu adalah akal. Jika akal itu sudah rusak, maka manusia itu tak ubahnya seperti hewan bahkan lebih ganas daripada hewan," ujarnya.

Secara rasional, ia menilai pencapaian material dari minol tidak sebanding dengan kerusakan yang ditimbulkan. "Misalnya cukai. Angka cukai maksimum sejak 2004 sampai 2019 tidak pernah lebih dari 6 trilyun. Dibanding dengan target maksimal lebih dari 2000 trilyun, angka 6 trilyun itu kecil sekali," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menuturkan tenaga kerja total beserta distributornya hanya sekitar 240 ribu jiwa. "Itu hanya seperempat juta dari 137 juta tenaga kerja. Jadi kurang dari seperempat persen. Kecil sekali. Mungkin dengan investasi beberapa trilyun itu sudah selesai," katanya.

Padahal, menurutnya kerusakan yang ditimbulkan oleh minol ini sangat besar. "Berapa kita mau hargai nyawa manusia? Berkelahi sampai mati. Beberapa tempat itu, gara-gara miras oplosan sekian belas orang meninggal. Berapa harga nyawa satu orang itu? Mau kita hargai berapa? Belum lagi kerusakan moral, ketegangan sosial dan meningkatnya kriminalitas," ungkapnya.

Berdasarkan data yang dimilikinya, di Sulawesi Utara 70 persen kriminalitas di sana dipicu oleh miras. Ia berpendapat angka tersebut sangat valid menunjukkan relasi antara miras dengan kriminalitas.

Menurutnya, jika masyarakat ingin hidup tentram dan aman, maka sumber dari ketidakamanan dan kriminalitas yakni minuman keras yang mencapai 70 persen itu harusnya dihilangkan. "Kalau itu dihilangkan berarti kan tinggal 30 persen? Artinya itu akan menjadi faktor pengurang yang sangat signifikan," tandasnya.

Oleh sebab itu, ia mengapresiasi Papua yang mengeluarkan Perda larangan Miras. "Saya kira itu menunjukkan bahwa mereka tahu apa yang harus dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban," pungkasnya.[] Achmad Mu'it

Posting Komentar untuk "Ustaz Ismail Yusanto: Miras Merusak Akal Sehat"