Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pernyataan Sikap Multaqo Ulama Aswaja Kota Malang, Khilafah adalah Ajaran Islam dan Warisan Rasulullah Saw, Jangan Coba-Coba Melecehkannya



Kota Malang, Visi Muslim-  (22/11/2022) Umat Islam kembali dihadapkan kepada pelecehan ajaran Islam yang Mulia warisan dari Nabi Muhammad saw dan telah termaktub dalam kitab Mu’tabar para ulama tentang kewajibannya. Cuitan Komisaris Independen PT Pelni Dede Budhyarto yang memplesetkan kata Khilafah, merupakan bentuk pelecehan terhadap ajaran agama Islam yang mulia tersebut.

Menyikapi hal tersebut, para ulama Aswaja Kota Malang pada Selasa, 22 November 2022 pukul 20.00–21.30 WIB menyelenggarakan Multaqo Ulama Aswaja Kota Malang dengan tema: “Ulama Aswaja Kota Malang Bergerak Membela Kehormatan Islam, Lagi-Lagi Pelecehan Ajaran Islam: Jangan Main-Main dengan Umat Islam” yang disiarkan live di kanal YouTube Hidup Berkah.

Acara diisi taushiyah taushiyah dari para ulama aswaja Kota Malang dan diakhiri pembacaan Pernyataan Sikap Ulama.

Kyai Imron Al Lamunjani (Pengasuh Majelis Ta’lim Riyadhus Sholihin Pujon) membacakan pernyataan sikap dengan point-point sebagai berikut:

1. Khilafah adalah ajaran Islam, ajaran Ahlus Sunnah wal jamaah Warisan Rasulullah saw, melecehkannya berarti telah melecehkan Islam dan ajaranya serta kaum muslimin.

2. Menyerukan kepada pemerintah untuk membuktikan keseriusan dalam menindak pelaku pelecehan, harus mendapatkan hukuman yang setimpal dengan perbuatannya, agar ke depan tidak ada lagi pelecehan – pelecehan terhadap Islam, Ajarannya dan kaum muslimin.

3. Sikap abay penguasa akan hal ini menunjukkan hanya satu hal yakni pembiaran terhadap penistaan dan pelecehan ajaran Islam.

4. Menyerukan semua pihak untuk tidak membuat gaduh dengan berbagai ucapan dan ungkapan, dalam kondisi negeri ini yang sedang sulit.

5. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin, khususnya Ulama untuk menjaga kehormatan Islam dan ajarannya.

6. Menyerukan kepada seluruh kaum muslimin, agar bersungguh sungguh untuk menegakkan Khilafah sebagai satu satunya pelindung bagi Islam, ajarannya dan kaum muslimin sebagaimana telah ditunjukkan oleh para kholifah kaum muslimin dari masa ke masa.

7. Menyerukan kepada seluruh umat manusia untuk meninggalkan sistem yang terbukti lemah, fasad, dan menimbulkan mafsadat dan bahkan berbahaya bagi umat manusia, sistem kapitalis demokrasi dan sistem komunis-sosialis. saatnya kembali pada sistem yang telah terbukti berhasil menjadikan umat manusia sejahter, damai yakni sistem Islam, Khilafah ala minhajin nubuwwah

Wa maa nashru illa min ‘indillahi ‘azza wa jalla, Billahit Taufiq wal Hidayah, wa Ridho wal Inayah, Ihdinashiraathal Mustaqiim,

Kami, Atas Nama Para Ulama yang hadir pada

Multaqo Ulama Aswaja Kota Malang 1444 H

Nampak hadir dalam Multaqo tersebut diantaranya: Kyai Azizi Fathoni (Pengasuh Pondok Pesantren Darul Muttaqin Batu), Ustadz Drs. H. Mohammad Alwan, M.Ag. (Ma’had Al’Ulya Kota Malang), Kyai Drs. Lukman Hakim (Pengasuh MT. Qolbun Salim dan Praktisi Ruqyah Syar’iyyah Kota Malang), Ustadz Achmad Dhoriman, MSi., (Pembina Griya Literasi Peradaban), Ustadz Zainal Sholihin, S.Pd. (Pembina Yayasan Bima Al Fajar), Ustadz Muhammad Arifin, S.Pd.I. (Pesantren Al Andalusia Kota Batu).

Posting Komentar untuk "Pernyataan Sikap Multaqo Ulama Aswaja Kota Malang, Khilafah adalah Ajaran Islam dan Warisan Rasulullah Saw, Jangan Coba-Coba Melecehkannya"