RR Kritik Impor Baja dari China Naik saat Krakatau Steel Merugi

Rizal Ramli
VisiMuslim - Pengamat ekonomi yang juga mantan Menko Maritim, Rizal Ramli (RR), mengkritisi naiknya impor baja dari China di saat BUMN yang bergerak di bidang produksi baja, PT Krakatau Steel (KS), justru merugi.

Padahal, jelas RR, selama pemerintahan Joko Widodo periode pertama belakangan ini, pemerintah menggenjot pembangunan infrastruktur. Dimana penggenjotan itu dinilai harusnya meningkatkan penjualan baja hasil produksi Krakatau Steel.

“Infrastruktur digenjot 4,5 tahun terakhir, harusnya penjualan Krakatau Steel naik. Tapi yang naik justru impor baca dari China, yang harganya dumping. KS rugi. Setahun yang lalu, RR usul kenakan anti-dumping tarif 25%. Restrukturisasi utang KS harus, tapi tidak akan tingkatkan penjualan,” ujar RR, Rabu (03/07/2019) lewat akunnya di Twitter, @RamliRizal.

Sebagaimana diketahui beberapa waktu lalu, RR pernah meminta pemerintah Jokowi berani melaksanakan kebijakan anti dumping dengan menerapkan bea masuk 25 persen terhadap baja dan turunannya. Sehingga, ia yakin Krakatau Steel akan untung lagi karena produksi baja dalam negeri naik.

RR juga mengusulkan pemerintah untuk melobi China dalam rangka pengurangan impor baja guna mengatasi persoalan ekonomi di dalam negeri.

Menurut Rizal, salah satu cara yang paling ampuh untuk bisa mengatasi kondisi buruk ekonomi adalah dengan mengurangi defisit current account dan impor.

Rizal mengkritisi sikap pemerintah Jokowi yang hanya berani dan fokus pada upaya pengurangan impor terhadap komoditi kecil seperti tasbih, bedak, dan lipstik. Ia menilai, pemerintah sebaiknya juga memfokuskan pada 10 komoditas impor yang besar, khususnya baja dari China dan mobil dari Jepang.

Pada awal Oktober 2018 lalu, ia menyebut bahwa baja 67 persen berasal dari impor dan dijual murah di Indonesia. Industri baja dalam negeri seperti Krakatau Steel pun merugi.

“Restrukturisasi KS membuat utang sustainable tapi tidak tingkatkan sales! Harus berani kenakan tarif anti-dumping. RRT (China, Red) ekses kapasitas industri baja, berminat realokasi pabrik baja bekas ke RI. Eh.. diberi bebas pajak 30 tahun oleh Mentri Keuangan “Terbalik”. Cerdas nggak tu😀,” sindir RR, Rabu (03/07/2019).

Selasa (02/07/2019 kemarin, lebih dari 1.500 buruh PT Krakatau Steel (KS) berdemonstrasi. Mereka menolak dilakukannya pemutusan hubungan kerja. Setelah berorasi menyampaikan aspirasinya, ribuan buruh itu lalu melakukan konvoi ke depan Gedung Wali Kota Cilegon, Banten, dan melanjutkan demonstrasinya.

Dalam aksinya, buruh menolak dua item, yaitu menolak dirumahkan dan menolak di-PHK, kata Muhari, wakil ketua Serikat Buruh Krakatau Steel (SBKS), di sela-sela aksi.

Demonstrasi diawali di depan kantor PT Krakatau Steel (KS). Kemudian, berlanjut ke depan Gedung Wali Kota Cilegon. Sebagian buruh memimpin aksi di atas mobil komando.

Krakatau Steel akan memberhentikan 2.500 buruh dengan alasan efisiensi. Sebelumnya, pada 1 Juni 2019, menurut Muhari, sudah sebanyak 529 buruh diberhentikan secara sepihak. [vm]

Sumber : hidayatullah

Belum ada Komentar untuk "RR Kritik Impor Baja dari China Naik saat Krakatau Steel Merugi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...