Muak dengan Sisi, Ribuan Warga Mesir Turun ke Jalan Gelar Aksi Anti-Rezim

ribuan orang turun ke jalan di ibu kota Kairo
Ribuan orang turun ke jalan di ibu kota Kairo. (Foto: Reuters)
VisiMuslim - Ribuan pengunjuk rasa telah turun ke jalan-jalan di beberapa kota di Mesir, dalam sebuah aksi protes yang jarang terjadi terhadap pemimpin rezim, Abdel Fattah Al Sisi.

Berkumpul di Tahrir Square di Kairo pada Jumat malam, para demonstran meneriakkan slogan-slogan seperti “rakyat menuntut jatuhnya rezim” dan “pergi Sisi”, menggemakan teriakan yang terdengar di tempat yang sama lebih dari delapan tahun yang lalu, yang menjatuhkan pemimpin lama Hosni Mubarak, lansir Al Jazeera (21/9/2019).

Di Alexandria, ratusan orang berbaris ke tepi pantai, meneriakkan “bangkit, jangan takut, Sisi harus pergi”, sementara di kota pelabuhan Damietta, pengunjuk rasa merobek poster besar Al Sisi, seorang mantan jenderal yang telah memimpin penumpasan, memenjarakan ribuan pembangkang dan melarang protes.

Protes datang ketika Al-Sisi menuju ke Amerika Serikat untuk menghadiri Majelis Umum PBB (UNGA).

Protes dilaporkan terjadi di delapan kota, yang terbesar digelar di ibu kota Kairo, Alexandria dan Suez.

Video dan foto-foto aksi unjuk rasa dibagikan di media sosial dengan tagar #Tahrir_Square, yang menjadi topik teratas pada Jumat (21/9).

Protes yang tidak memiliki izin, tidak dperbolehkan di Mesir dan polisi menindak dengan cepat, menembakkan gas air mata pada pengunjuk rasa di alun-alun Tahrir Kairo. Setidaknya empat orang ditangkap di ibu kota, sementara seorang jurnalis ditangkap di kota Mahalla, menurut Komisi Hak Asasi dan Kebebasan Mesir.

Kantor berita AFP, mengutip sumber keamanan, mengatakan setidaknya 74 orang ditangkap.

Tidak ada korban yang dilaporkan. Beberapa media dilarang melaporkan dari dalam Mesir.

Siapa yang memprotes?

Massa sebagian besar terdiri dari orang-orang muda.

Dalia Fahmy, rekan senior di Pusat Kebijakan Global di New York, mengatakan orang-orang di jalan-jalan pada Jumat berbeda dari orang-orang yang mengambil bagian dalam protes 2011 yang menjatuhkan Mubarak. Dia menggambarkan mereka sebagai pemuda yang “tidak melihat manfaat revolusi” dan frustrasi oleh kemiskinan dan penghematan yang “melumpuhkan kehidupan setiap hari”.

“Sebagian besar penduduk tidak hidup dengan trauma pasca-revolusi atau ingatan revolusi seperti yang dialami generasi yang lebih tua. Anda memiliki sekelompok anak muda yang datang dengan serangkaian tuntutan yang berbeda dan berbagai kemungkinan masa depan yang berbeda,” ujarnya.

Sejauh ini rezim Mesir tidak membuat komentar terkait aksi unjuk rasa tersebut, dan media resmi juga tidak meliput jalannya aksi unjuk rasa. [www.visimuslim.org]

Sumber : Arrahmah

Belum ada Komentar untuk "Muak dengan Sisi, Ribuan Warga Mesir Turun ke Jalan Gelar Aksi Anti-Rezim"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...