Masya Allah Setelah Puluhan Tahun, Akhirnya Negara Ini Mempunyai Masjid


Masyarakat menyebut masjid adalah rumah untuk beribadah kepada Allah SWT yang difungsikan untuk menunaikan shalat. Selain itu, biasanya masjid juga dimanfaatkan untuk proses belajar dan mengajar keagamaan atau mengaji. Namun demikian, banyak hal yang bisa direalisasikan melalui masjid untuk tujuan kemaslahatan umat secara luas. Hal tersebut menunjukkan bahwa selain dapat menegakkan agama Allah SWT, masjid juga dapat digunakan untuk mewujudkan kesejahteraan dan ketertiban sosial melalui dakwah-dakwah keagamaan. Namun apa jadinya jika suatu negara tidak memiliki rumah ibadah?

Negara Slovenia akhirnya resmi memiliki masjid. Rumah ibadah tersebut diresmikan setelah melewati berbagai rintangan selama 50 tahun terakhir. Berbagai teror menghiasi setiap proses pembangunan masjid. Beberapa kali lokasi pembangunan dikirimi kepala babi oleh mereka yang mengkritik pembangunan.

Menurut komunitas Islam di Slovenia, Mufti Nedzad Grabus peresmian masjid Slovenia yang dibangun di Ibu Kota Ljubljana tersebut menjadi titik balik kehidupan Islam di sana.

"Slovenia adalah bekas negara bagian Yugoslavia terakhir yang mendapatkan masjid, menjadikan Ljubljana sebagai ibu kota daripada kota provinsi di ujung dunia," ujar dia dilansir dari CNN Indonesia, Selasa (4/2/2020).

Komunitas Islam di Slovenia tidak pernah putus asa dalam berbagai rintangan yang dialami. Bahkan, izin pembangunan masjid Slovenia baru diterima 15 tahun lalu setelah proses pengajuan yang dilakukan sejak tahun 1960-an tersebut.

Masjid tersebut sangat ditunggu-tunggu oleh umat Islam di sana karena memiliki banyak fasilitas. Terdapat kantor komunitas, perpustakaan, restoran, lapangan basket, hingga perumahan bagi ulama Muslim.

Bangunan yang bisa menampung 1.400 orang ini juga memiliki interior yang modern. Semua bangunan terbuat dari beton putih yang dipadukan dengan baja, kaca, dan kayu.

Sebelumnya, umat Islam di Slovenia selalu menyewa gedung olahraga atau gedung pertemuan untuk melakukan ibadah dan upacara keagamaan. 

Padahal diketahui, jumlah umat Islam di Slovenia sekitar 2,5 persen atau sekitar 80 ribu dari 2 juta penduduk. Artinya, agama Islam menjadi agama terbesar kedua di negara tersebut.

Setelah melihat penjelasan diatas, saya barulah menyadari betapa beruntungnya kita sebagai umat muslim yang tinggal di Indonesia dan saya merasa sangat bersyukur, dinegeri ini kita dapat beribadah dengan mudah. Dan kita bisa menemukan rumah ibadah di penjuru negeri ini, yang dapat kita manfaatkan untuk beribadah sebagai mestinya.
Seperti yang telah dibahas di dalam Al-Qur’an yang telah menyebutkan fungsi masjid antara lain di dalam Firman-Nya:

“Bertasbihlah kepada Allah di masjid-masjid yang telah diperintahkan untuk dimuliakan dan disebut nama-Nya di dalamnya pada waktu pagi dan petang, orang-orang yang tidak dilalaikan oleh perniagaan, dan tidak (pula) oleh jual-beli, atau aktivitas apapun dan mengingat Allah, dan (dari) mendirikan shalat, membayarkan zakat, mereka takut kepada suatu hari yang (di hari itu) hati dan penglihatan menjadi guncang.” (QS. An-Nur: 36-37)

 Perintah bertasbih bukan hanya berarti mengucapkan Subhanallah, melainkan lebih luas lagi, sesuai dengan maknanya. Takwa sendiri tidak hanya diwujudkan dalam hablum minallah (hubungan dengan Allah), tetapi juga hablum minannas (hubungan sesama manusia) serta hablum minal alam (hubungan dengan alam/lingkungan). 

Saya berharap semoga tulisan ini dapat menginspirasi kita semua, agar lebih mendekatkan diri kita kepada sang pencipta. Dan kita dapat menggunakan masjid sebaik mungkin untuk menjadi orang-orang yang bertakwa kepada-Nya dan di titik ini masjid hendaknya menjadi titik tolak perubahan sosial ke arah masyarakat yang berkeadilan dan beradab sesuai prinsip ajaran Islam.

Oleh : Mutiara Lestari

Belum ada Komentar untuk "Masya Allah Setelah Puluhan Tahun, Akhirnya Negara Ini Mempunyai Masjid"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...