Ngerinya Kehidupan Tanpa Sistem Islam



Oleh: Khantsa Silaban (Siswi SD Putri Dari Ibu Nelly, M. Pd )

Begitu perih rasanya melihat kondisi negeriku. Hari-hari kita menyaksikan begitu banyak perilaku dari umat Muhammad yg tidak sesuai dengan yang aku pahami dalam Islam. Begitu banyak dari umat Islam yang melalaikan kewajibannya. 

Banyak yang tidak shalat, tidak puasa di bulan Ramadhan, yang perempuannya kebanyakan berpakaian seksi, tidak menutup aurat, pergaulan anak muda juga serba bebas, bergaul antara laki-laki dan perempuan bukan mahram dengan bebas tanpa aturan, miris sekali aku melihatnya.

Belum lagi di sekolah banyak dari teman-teman berperilaku buruk, tidak memiliki sopan santun, sering membully sesama teman, sering berkata kasar, main tiktok, bermain game online tidak tahu waktu hingga tontonannya youtube yang sama sekali tidak mendidik. 

Ditambah lagi kalo kita melihat memimpin negeri ini terkesan   tidak memperhatikan nasib rakyatnya. Kasus wabah corona ini saja sangat lambat penguasa menanganinya. 

Buat kebijakan sekolah harus libur, orang shalat harus dirumah, orang tidak bisa jalan keluar kota karena wabah sudah merata disemua daerah. 

Sementara orang china yang menjadi sumber virus berasal tetap bebas masuk ke dalam negeri. 
Padahal korban terus berjatuhan, sampai hari ini sudah hampir 500 orang lebih yang terjangkit positif virus corona. 

Sungguh prihatin kita melihat nasib negeri tercinta ini. Semua kejadian ini membuat kita bertanya ada apa dengan negeri ini? 

Sangat jauh gambaran yang aku ketahui dari Islam yang sering orangtuaku samopaikan ke aku. Yang aku pahami  ketika kehidupan ini dijalani sesuai dengan aturan dalam Islam. 

Maka yang ada umat muslim akan terjaga imannya, takwanya, dan terjaga dari perilaku yang tercela.
Begitu juga dengan pemimpin, dalam sistem Islam betul-betul amanah dan mengurus rakyatnya. 

Bahkan dalam Islam pemimpinnya rela tidak tidur hanya untuk memikirkan dan memastikan agar semua warga mendapatkan hak mereka semua.
Pemimpin dalam Islam sangat menjaga warganya agar selalu ingat dengan penciptanya. 

Urusan warga yang selalu diprioritaskan, begitu indah kehidupan jika diatur dengan sistem Islam. Sungguh aku dan semua pasti sangat merindukan kehidupan yang diatur dengan sistem Islam. []

Belum ada Komentar untuk "Ngerinya Kehidupan Tanpa Sistem Islam"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...