Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Saiful Anam: Pemerintah Pusat Diduga Abaikan Karantina Wilayah agar Tidak Terbebani Kebutuhan Dasar Masyarakat


Jakarta- VisiMuslim- Pemerintahan Presiden Joko Widodo dianggap sengaja menelantarkan atau mengabaikan karantina wilayah yang dilakukan Pemerintah Daerah karena takut terbebani untuk memberikan jaminan kebutuhan pokok masyarakat di daerah.

Respon lamban Pemerintah pusat tersebut dilihat saat pemberlakuan lockdown atau karantina wilayah di zona merah setiap daerah.

Sehingga, Pemerintah Daerah yang terlebih dahulu melakukan karantina wilayah tanpa disertai dasar hukum yang mestinya tanggung jawab pemerintah pusat.

Dilansir dari Rmol, Pakar Politik dan Hukum Universitas Nasional Jakarta, Saiful Anam mengatakan bahwa pemerintah pusat mengabaikan karantina wilayah karena takut terbebani jaminan kebutuhan dasar masyarakat.

"Iya, ada indikasi kesana, yakni ada dugaan Pemerintah mengabaikan karantina wilayah, dikarenakan takut terbebani jaminan kebutuhan dasar masyarakat," ucap Saiful Anam.

Saiful Anam juga mengatakan bahwa pemerintah juga harus menghentikan seluruh proyek infrastruktur termasuk Omnibus Law agar tetap fokus dalam penanganan corona di Indonesia.

"Iya seharusnya Presiden menghentikan seluruh proyek infrastruktur termasuk Omnibus Law, Pemerintah harus fokus pada penuntasan penyebaran covid-19," ujarnya.

Saiful juga menghimbau Pemerintah agar tidak takut terbebani tanggung jawab dalam pemenuhan jaminan dasar masyarakat, karena nyawa mereka lebih penting dari apapun termasuk perekonomian negara.

"Pemerintah Pusat jangan takut terbebani tanggung jawab dalam memenuhi kebutuhan jaminan dasar masyarakat selama diberlakukan karantina, karena nyawa masyarakat lebih penting dari segalanya, termasuk perekonomian negara," tandasnya. [] Ni-Bay

Posting Komentar untuk "Saiful Anam: Pemerintah Pusat Diduga Abaikan Karantina Wilayah agar Tidak Terbebani Kebutuhan Dasar Masyarakat"