Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Turki Telah Bekerja Siang dan Malam Atasi Covid-19


Ankara-VisiMuslim- Turki telah bekerja "siang dan malam" untuk meminimalisir dampak virus corona di negara itu, kata Presiden Recep Tayyip Erdogan, Jumat, (20/3/2020) malam waktu setempat.

"Kami sudah melakukan perlawanan tanpa henti terhadap virus corona," katanya. "Virus ini kebanyakan menyerang orang tua dan mereka yang menderita penyakit kronis," tulis Erdogan di Twitter, di mana ia juga memposting pesan suara yang ditujukan kepada seluruh warga negaranya.

Dia meminta negara mengambil langkah-langkah untuk melindungi rakyat terhadap wabah virus selain juga harus memperhatikan secara penuh warga lanjut usia (lansia) atau mereka yang memiliki penyakit kronis.

"Kita harus meningkatkan jarak sosial sebanyak mungkin, dan yang paling penting, warga tidak boleh keluar rumah kecuali benar-benar penting. Dalam proses ini, warga harus mengikuti pernyataan lembaga dan organisasi resmi pemerintah, terutama Kementerian Kesehatan Turki, "katanya, dan ia menekankan lagi langkah-langkah untuk melakukan sterilisasi.

Penggunaan teknologi internet dan telekomunikasi harus diterapkan saat berkomunikasi dengan kerabat dan kegiatan lainnya, katanya.

Dia juga meminta agar sholat dikerjakan di rumah dan tidak menggelar agenda besar, menghabiskan waktu di rumah lebih penting.

"Atas nama pribadi dan bangsa Turki, saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua warga negara yang mendukung kami dan bertindak dengan rasa tanggung jawab dalam perjuangan melawan virus corona ini. Saya harap kita bisa lewati hari-hari yang sulit ini bersama, Insyaallah."

Pesan suara juga dikirim ke warga, terutama kepada warga lansia diatas 50 tahun dengan sarana ponsel melalui tiga operator telekomunikasi di Turki.

Menteri Kesehatan Fahrettin Koca mengatakan pada Jumat malam waktu setempat jumlah kasus virus corona di Turki mencapai 670 kasus, dengan sembilan kematian.

Virus yang dikenal sebagai COVID-19 muncul di Wuhan, Cina Desember lalu, dan telah menyebar ke setidaknya 164 negara dan beberapa wilayah. Organisasi Kesehatan Dunia menyatakan wabah itu sebagai pandemi global.

Dari lebih dari 258.000 kasus yang telah dikonfirmasi, jumlah kematian saat ini melebihi 11.000 jiwa, dan lebih dari 87.000 orang telah pulih, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University yang berbasis di A.S.

Meskipun jumlah kasus meningkat, sebagian besar yang terinfeksi hanya mengalami gejala ringan dan bisa sembuh. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Turki Telah Bekerja Siang dan Malam Atasi Covid-19"