Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cegah Covid-19: Tajikistan Mulai Berlakukan Penutupan Masjid Pada 18 April 2020



Dushanbe, VisiMuslim- Dewan Ulama (lembaga Islam tertinggi di Tajikistan) menghimbau kepada para seluruh pengurus masjid di negara itu untuk menunda pertemuan umum, dan kajian akbar, termasuk shalat Jumat, yang dimulai pada Sabtu, (18/4/2020), hal ini bertujuan untuk melindungi kaum muslim terhadap serangan virus corona, meskipun negara mayoritas muslim di Asia Tengah itu belum melaporkan kasus virus corona.

Keputusan yang diadopsi oleh Dewan Ulama pada 17 April juga memberlakukan penangguhan untuk melakukan shalat tarawih dan pertemuan umum seperti buka bersama dan lainnya.

"Penting juga untuk sementara waktu menunda sholat bersama di masjid," kata keputusan itu.

Sebelumnya, seluruh masjid di ibu kota Tajikistan, Dushanbe, ditutup untuk sholat berjamaah pada 4 Maret, kecuali untuk pengurusan jenazah, mengikuti keputusan yang dibuat oleh Dewan Ulama pada 3 Maret sehubungan dengan bahaya epidemi coronavirus.

Informasi terbaru yang dikeluarkan oleh situs Islamic Center of Tajikistan, menyatakan, "Untuk mencegah infeksi dan penyebaran virus di antara penduduk negara, diputuskan untuk sementara waktu untuk tidak melaksanakan shalat berjamaah kecuali untuk melakukan shalat jenazah dan pengurusan pemakaman", kata pernyataan itu. [] Nilufar Babayiğit/ Gesang

Posting Komentar untuk "Cegah Covid-19: Tajikistan Mulai Berlakukan Penutupan Masjid Pada 18 April 2020"