Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ulama, Habaib, Kyai Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yoygakarta Serukan Tinggalkan Kapitalisme, Komunisme, Terapkan Islam

 

Jakarta, Visi Muslim- Alhamdulillah wa syukurillah, ulama ahlus sunnah wal jamaah dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta bisa menyelenggarakan multaqa ulama aswaja. Multaqa dilaksanakan secara daring (online), mulai pukul 08.00 hingga 11.00 melalui channel youtube multaqa ulama aswja TV (MUA TV), Kaffah Channel, dan Dakwah Jateng.

Dalam multaqa ini para ulama menyampaikan kalamnya tentang perintah Allah tentang kewajiban menerapkan syariat islam secara kaffah, serta menyampaikan pandangan beliau tentang kerusakan sistem produk manusia, kapitalisme, komunisme maupun isme-isme lainnya. Sebagai ulama, beliau menyampaikan hanya syariat Islam saja yang mampu menyelesaikan persoalan umat dan memberikan rahmat bagi semua.

Bertindak sebagai rois multaqa adalah Kyai Aris Izzudin, Ulama Aswaja Mojokerto, dan sebagai qori almukarom KH. Habib Rosyid Al Maroghi, Pengasuh Ma’had Al Imam Al Ghozaliy Semarang, Jawa Tengah.

Tajuk pada multaqa kali ini menggupas tentang “Menatap Masa Depan, Tinggalkan Kapitalisme, Demokrasi, Nasionalisme, Komunisme Menuju Islam”. Sejumlah ulama, habaib. kyai yang diminta menyampaikan aqwal minal ulama antara lain:

1. Kyai Abdul Karim Wulyo, Ulama Aswaja Jawa Timur, sebagai shahibul hajah

2. KH. Habib Rosyid Al Maroghi, Pengasuh Ma’had Al Imam Al Ghozaliy Semarang, Jawa Tengah, Qori

3. KH. Misno, Pengasuh MT Fathul Mu’in, Paron, Ngawi Jawa Timur. Beliau menyampaikan seluruh elemen masyarakat bil khusus kaum muslimin, menolak RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang  bermetamorfose menjadi RUU BPIP (Badan Pembinaan Ideologi Pancasila), karena menjadi pintu masuk ajaran peniadaan Tuhan, ajaran sosialisme, komunisme dan  bangkitnya komunisme di negeri ini.

4. KH. Moh Asyrofi Syafi’, PP Darun Naja Banyuwangi, Jawa Timur menyampaikan aqwal minal ulama tentang China- komunis sudah diambang kehancuran, maka kesalahan besar kalau negara Indonesia menyandarkan dan mengharapkan kepada negara miskin dan komunis.

5. KH. M. Nizar Ma’ruf, MA, Pengasuh PP. Al Mimbar Jombang, Jawa Timur. Beliau menyerukan tentang tinggalkan kapitalisme-demokrasi,  komunisme-sosialisme,  karena tidak ada sedikutpun kebaikan kecuali kerusakan manusia, alam semesta dan agama.

6. KH Dr. M Afif Hasan, M.Pd., Pengasuh MT Riyadhus Sholihin Sumenep Madura, Jawa Timur. Beliau sampaikan aqwal ummat Islam jangan mudah percaya pada janji-janji palsu penguasa, seakan peduli kepada rakyat dengan memusuhi radikalisme, namun hakekatnya mereka bekerja untuk kepentingan penjajah asing dan aseng.

7. KH. Ahmad Faiz, Pengasuh Ponpes Abdurrahman Bin Auf Klaten, Jawa Tengah. Beliau menyampaikan puncak pelaksanaan agama adalah jihad, sedangkan jihad paling afdhal adalah berkata benar di hadapan penguasa yang dhalim

8. KH. Nasrudin, Pengasuh Pondok pesantren Al Mabda Al Islamiy Jawa Tengah. Beliau menyampaikan aqwal tentang khilafah ajaran islam ahlu sunnah wal jamaah, sebagaimana qoul ulama aswaja tentang wajibnya menegakkan khilafah

9. KH. M. Ainul Yaqin, Pengasuh Ponpes Al Ukhuwah Al Islamiyah Semarang Jawa Tengah, menyampaikan bahwa siapa saja yang memusuhi khilafah, sebagai bagian dari ajaran Islam, akan berhadapan langsung dengan dengan pemiliknya.

10.Kyai Abu Hanif, Pengasuh Masjid Taklim Masjid Nurul Hujaj, Yogyakarta menyampaikan tentang Khilafah telah terbukti mampu menyelesaikan urusan ummat.

11.Kyai Subhan Ahmadi, Pengasuh Pesantren Taruna Panatagama Yokyakarta, menyeru para ahlu quwwah hendaknya meniru Sa’ad bin Muadz di Madinah, untuk mendapatkan kedudukan mulia di sisi Allah SWT.

12. Abah Narko Abu Fikri, Pengasuh PP. Nurul Qowwy Yokyakarta, menyampaikan pertolongan Allah SWT sangat dekat.

13. Habib Muhammad Nahl Alatthos, Pengasuh Majlis Taklim As-Syifa’, Magelang menyampaikan pernyataan ulama Jatim, Jateng dan DIY

14. KH. Abdul Hamid Adlan, Pengasuh PP. Al Hamidy Rembang, Pasuruan, Jawa Timur mendapatkan ihtirom membacakan doa.

Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, disaksikan ribuan orang melalui channel youtube dari seluruh Indonesia bahkan dari luar negeri. (red)

Posting Komentar untuk "Ulama, Habaib, Kyai Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yoygakarta Serukan Tinggalkan Kapitalisme, Komunisme, Terapkan Islam"