Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pimpinan Media Hizbut Tahrir Turki, Mahmut Kar: Islam Telah Menentukan Status Yerusalem dan Al-Aqsa



Istanbul, Visi Muslim- Pada Pertemuan Evaluasi Agenda Mingguan yang diadakan oleh Kantor Media Hizbut Tahrir Turki pada hari Selasa, (18/5/2021) membahas soal pembantaian yang dilakukan oleh entitas Yahudi "Israel" di Yerusalem dan Gaza, serta kesungguhan pemerintah Turki dalam memerangi pandemi dan membahas hubungan Turki dengan negara-negara mafia.

Berbicara pada Pertemuan Evaluasi Agenda, Pimpinan Media Hizbut Tahrir Turki, Mahmut Kar membahas terkait pembantaian yang dilakukan entitas Yahudi dan pendudukan Palestina. Dia menjelaskan bahwa alasan Netanyahu untuk melanjutkan serangan tersebut adalah karena tidak ada pemimpin muslim yang berani menghadapi "Israel". Kata Mahmut Kar, para pemimpin 57 negara Islam tidak membuat satupun tindakan untuk melawan "penjajah" Israel, tambahnya.

Dia juga mengkritik pemerintah Turki dan Presiden Erdogan yang sesumbar bahwa orang-orang di Turki dan wilayah Islam lainnya telah memberikan reaksi yang diperlukan terhadap peristiwa di Yerusalem dan Gaza. Mahmut Kar mengatakan bahwa Presiden Erdogan hanya sesumbar atas pernyataan kecamannya.

Sebelumnya Presiden Erdogan berkata bahwa, "Biarlah Yerusalem dipimpin oleh sebuah komisi yang terdiri dari perwakilan 3 agama, ini adalah cara yang paling benar dan konsisten dalam kondisi saat ini.

Mengkritik pernyataan tersebut ia kemudian mengajukan pertanyaan-pertanyaan kepada Erdogan, Mahmut Kar berkata:“Di mana Anda, Tuan Erdogan? Di mana Anda saat Masjid al-Aqsa terbakar? Bukankah Anda yang menyerukan bahwa 'Yerusalem adalah garis merah kami'? Bukankah Anda yang mengatakan "Yerusalem milik Islam"? Sekarang apa yang Anda katakan, "Yerusalem diberkati tiga agama". Apa yang terjadi dengan Anda sehingga mengatakan, "Biarkan perwakilan dari tiga agama memerintah Yerusalem bersama"? Apakah Yerusalem milik Anda yang bisa Anda bagi dengan orang lain? Dengan hak apa Anda menjual kiblat pertama umat Islam? Dengan hak apa Anda berbagi dengan musuh-musuh Islam di tanah terberkati, tanah Isra dan Miraj, yang Allah telah mewajibkan perlindungan atasnya bagi umat Islam? Apakah ini cara Anda dalam menjawab pertanyaan kaum Muslim yang mengatakan 'Mehmetçik Aksa' (Tentara Turki Al Aqsa)? Selama periode pemilu; Anda biasa mengatakan 'jika kami menang, Yerusalem akan menang, Suriah akan menang, ummah akan menang' Apa yang terjadi sekarang? Anda sendiri tidak setuju dengan koalisi di Turki, tetapi Anda menawarkan Muslim berkoalisi dengan Tentara Salib dan Yahudi di Yerusalem! "

Yerusalem bukan tanah suci bagi tiga agama, melainkan Islam adalah satu-satunya agama yang kokoh dan akan tetap menjadi Islam sampai hari kiamat.

Mahmut Kar Kemudian mengakhiri pidatonya dengan kata-kata: "Setelah menduduki Yerusalem, dan menciptakan kehadiran orang-orang Yahudi yang perampas kekuasaan di sana. Hal itu tidak pernah mengubah status Yerusalem. Kehidupan orang-orang Yahudi yang menduduki Yerusalem dan pemerintah pengkhianat yang memberikan Yerusalem kepada mereka akan segera berakhir."

Dalam Rapat Evaluasi Agenda, Mahmut Kar juga mempertanyakan ketidakseriusan pemerintah Turki dalam memberantas pandemi Covid-19 dan membahas agenda terkini hubungan dengan negara-mafia. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Pimpinan Media Hizbut Tahrir Turki, Mahmut Kar: Islam Telah Menentukan Status Yerusalem dan Al-Aqsa"