Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PLN Utang 500 T, Ini Penyebabnya…



Jakarta, Visi Muslim-  Utang PT PLN (Persero) yang mencapai Rp 500 triliun dinilai Pengamat Ekonomi Arim Nasim ada dua penyebabnya.

“Kalau saya lihat, kenapa PLN rugi dan menumpuk utang yang luar biasa? Ada dua penyebab utamanya,” tuturnya dalam acara Kabar Petang: Gawat, Utang PLN 500T! Selasa (8/6/2021) di kanal YouTube KC News.

Pertama, paradigma pengelolaan. Menurutnya, paradigma pengelolaan BUMN secara umum, khususnya PLN adalah paradigma bisnis. Orientasinya bukan lagi pelayanan tapi bisnis. “Dan ketika bisnis, tentu sudah biasa di situ ada untung dan rugi. Karena dalam bisnis yang dicari keuntungannya,” ujarnya.

Kedua, kepentingan politik dan KKN. Arim menilai dalam bisnis ini problem-problem pengelolaan PLN dan BUMN secara umum itu banyak yang miss manajemen.

“Artinya banyak kepentingan politik yang tidak ada kaitannya dengan bisnis sehingga itu memperberat posisi BUMN, ada korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sehingga muncul kebijakan-kebijakan yang tidak rasional secara bisnis. Tapi karena ada kepentingan politik dan ada KKN di sana, akhirnya PLN harus menanggung sesuatu yang sebenarnya bukan tanggung jawabnya,” bebernya.

Menurutnya, hampir semua rata-rata BUMN rugi. “Padahal kita lihat, sering kita dengar, ketika PLN punya utang kemudian rugi, celotehan ibu-ibu netizen, listrik enggak pernah nunggak, bahkan telat satu bulan dicabut, tapi kok rugi?” pungkasnya.[] Achmad Mu’it

Posting Komentar untuk "PLN Utang 500 T, Ini Penyebabnya…"