Melawan Islamophobia! Melawan Sistem dan Konsep Kapitalisme!


Mohammed Kozbar, ketua masjid di Finsbury Park seperti dilansir Mirror, sabtu (1/7/2017), mengatakan telah terjadi peningkatan insiden Islamofobia dalam dua minggu terakhir. "Ini mengkhawatirkan keamanan masyarakat kita, kita sedang dalam pembicaraan dengan polisi untuk mengetahui tindakan dan tindakan apa yang harus dilakukan agar kita tetap aman. Dia menambahkan: "Telah terjadi kenaikan dan ini mengkhawatirkan, jumlahnya meningkat 70%."

Rasisme dan Islamophobia terus meningkat di Eropa dan makin menguat di AS. Pasca Brexit telah membuat para rasis semakin berani. Untuk kasus Inggris, korban kebanyakan muslim berasal dari luar Inggris, jadi Islamophobia diperparah oleh rasisme dan sentimen nasionalisme. 

Islamophobia tampak jelas menggejala di Barat untuk mengusir kaum muslim dari negeri ini. Rezim-rezim di Barat berupaya mempersempit kaum muslim di negeri ini akan tetapi menggunakan cara politis yang halus tidak provokatif. Karenanya, tujuan semua politisi di negeri ini adalah satu, meski cara-cara mereka berbeda. Melalui berbagai tuduhan dan pendeskreditan kaum muslim, para politisi Barat menampakkan kemunafikan dalam bentuk pendistorsian fakta dan pengalihan perhatian masyarakat dari tanggung jawab dan dosa para politisi itu di dalam mempertahankan keretakan sosial masyarakat Barat akibat penerapan kapitalisme sekuler.

Tekanan-tekanan yang ditujukan terhadap komunitas Muslim tiada lain demi terwujudnya gagasan westernisasi yang diinginkan rezim Barat sesuai dengan visi dan pandangannya. Oleh karena itu, dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah memaksakan banyak aturan terhadap umat Islam agar mereka tunduk. Terkait narasi yang identik diberikan oleh pemerintah Barat yang telah sangat proaktif dalam melukiskan gambaran kelam komunitas Muslim di Barat. Media-media Barat menciptakan gambaran bahwa Masjid adalah surga untuk kekerasan dan 'ideologi ekstrim'. Lalu sekolah-sekolah Muslim diawasi secara ketat dan dimonitor secara tidak adil dibandingkan dengan sekolah agama lainnya.

Islamophobia berkembang, sebuah permusuhan terhadap komunitas muslim yang secara kolektif dikaitkan oleh politisi barat terhadap tindakan 'teror' bukanlah hal baru. Pandangan mendasar masyarakat Barat secara konsisten menyamakan Islam dan terorisme. Tantangan yang dihadapi umat Islam adalah memperjuangkan identitas mereka, jauh dari hasil yang diasumsikan oleh kaum liberal, nilai-nilai primitif yang diadopsi dari Islam. Adapun kelemahan di negeri-negeri muslim sebenarnya adalah akibat dari kebrutalan pasca-kolonial dan perang proxy yang dilakukan Negara-negara raksasa kapitalis sampai hari ini.

Jelas sekali, para politisi dan media neoliberal hari ini telah merancang argumen-argumen dangkal yang membuat hubungan kausalitas antara nilai-nilai Islam dan kemunduran yang menimpa Negara-negara di dunia Muslim. Penggunaan narasi serampangan hanya membenarkan kekerasan terhadap umat Islam, di mana figur sains dan otoritas digunakan sebagai alat propaganda. Jauh dari menjadi entitas independen, media massa pada umumnya merupakan perpanjangan dari pemerintah. Sementara imperialisme terus berlanjut di negeri-negeri Muslim, sedangkan perang ideologi merupakan puncak dari sebuah kampanye panjang dan kekerasan yang dilakukan oleh Barat kepada kaum muslim. 

Pada titik inilah kewajiban kaum Muslim tidak boleh bungkam, tetapi harus berbicara dengan lantang dan satu suara dan bersatu mengirim pesan yang jelas kepada dunia untuk mengikuti ucapan Khalifah Umar bin Khaththab ra : “Kami adalah umat yang dimuliakan oleh Allah dengan Islam. Selama kita mencara kemulian selain pada Islam maka Allah Swt akan senantiasa menghinakan kita .”

Kaum muslimin harus konsisten menghadapi berbagai persoalan dan ujian di atas bumi ini dengan tabah, adapun berbagai masalah akut akibat kerusakan sistem kapitalis, kaum muslim harus menolak bersekongkol dengan Barat untuk mempertahankan dominasi kapitalis Barat atas umat Islam. Adapun fakta yang gamblang tentang perubahan yang terjadi di dunia muslim saat ini dan masa datang telah menunjukkan bahwa masyarakat menginginkan Islam, dan hal ini akan memudahkan jalan menuju Negara Khilafah. Ini adalah keniscayaan, tidak bisa dicegah oleh para penguasa agresor Barat. [VM]

Penulis : Umar Syarifuddin (pengamat politik Internasional)

0 Response to "Melawan Islamophobia! Melawan Sistem dan Konsep Kapitalisme!"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel