Rindu Mu'tasim


Ngeri, takut, sedih, marah..itulah beberapa rasa yang muncul saat melihat kondisi saudara-saudara kita kaum muslim Rohingya. Nastaghfirulah mohon ampun ya Allah karena tidak bisa melindungi Saudara kami.

Dan belum tampak tindakan yang nyata dari para pemimpin negeri-negeri muslim selain hanya orasi-orasi tanpa ada tindakan.

Teringat dahulu ada seorang kholifah, Mu'tasim Bilah namanya yang menurunkan ribuan pasukan hanya karena ada seorang wanita yang dilecehkan orang Romawi. Hal itu dilakukan karena tanggung jawab seorang pemimpin kepada rakyatnya yang kelak akan dipertanggung jawabkan dihadapan Allah Swt.

Karena nyawa seorang mukmin lebih berharga daripada dunia dan seisinya, dalam hadis disebutkan "Hilangnya dunia lebih ringan bagi Allah dibanding terbunuhnya seorang mukmin tanpa hak" (HR Nasai 3987, Tarmidzi 1455 & disahihkan oleh Al albani).

Sedangkan yang terjadi saat ini bukan hanya satu tapi ribuan kaum muslimin dibantai dan tak ada yang melindungi.

Inilah kondisi kaum muslimin tanpa pemimpin bagaikan anak ayam tanpa induk yang setiap saat dimangsa oleh binatang buas.

Kaum muslimin butuh pemimpin yaitu kholifah yang akan menjaga segala urusan kehidupan rakyat, menerapkan hukum-hukum Allah Swt dan yang akan melindungi dari segala kajahatan. [VM]

Pengirim : Sri Lestari (Ibu Rumah Tangga) - Sidoarjo
loading...

Belum ada Komentar untuk "Rindu Mu'tasim"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel