Kerap Berselisih Pendapat, Trump Pecat Menlu Rex Tillerson


Rex T
VisiMuslim - Rex Tillerson dipecat dari jabatan menteri luar negeri Amerika Serikat oleh Presiden Donald Trump setelah seringkali terjadi perselisihan pendapat di antara keduanya.

Tillerson memangkas satu hari kunjungannya selama sepekan ke lima negara di Afrika dengan alasan ada urusan penting di negaranya. Dia kembali ke AS Selasa dini hari (13/3/2018). Seorang pejabat Gedung Putih yang enggan disebutkan namanya, mengatakan kepada Reuters bahwa Trump pada hari Jumat (9/3/2018) sudah meminta Tillerson agar mengundurkan diri.

Empat jam setibanya Tillerson di AS, Trump mengumumkan lewat Twitter bahwa Tillerson akan diganti.

Presiden AS itu kemudian di luar Gedung Putih mengatakan kepada awak media bahwa dia dan Tillerson menghadapi perselisihan pendapat soal kebijakan dan “sudah sejak lama membicarakan masalah itu.” Salah satu perbedaan perdapat di antara mereka adalah soal perjanjian nuklir dengan Iran, di mana posisi Tillerson mendukung sedangkan Trump menentang.

Tillerson, 65, diambil sumpahnya sebagai menteri luar negeri AS tak lama setelah Trump dilantik menjadi presiden pada pertengahan Januari 2017. Sebelum masuk kabinet, Tillerson merupakan CEO dan chairman perusahaan minyak raksasa ExxonMobil.

Bulan Oktober 2017, beredar rumor yang mengatakan hubungan Trump dan Tillerson tegang setelah dia menyebut Trump “moron” alias goblok. Tillerson tidak pernah membantah rumor itu.

Sejak menjabat, Tillerson seringkali berbeda pendapat dengan Trump. Sebut saja di antaranya soal Iran, perubahan iklim, Korea Utara, serta kepindahan kedutaan AS ke Yerusalem (Al-Quds).

Para pejabat Gedung Putih mengatakan Trump ingin mengubah timnya guna mempersiapkan perundingan dengan Korea Utara.

Tillerson digantikan oleh Mike Pompeo, 54, yang sebelumnya menjabat direktur dinas intelijen CIA. [vm]

Sumber : Hidayatullah

Belum ada Komentar untuk "Kerap Berselisih Pendapat, Trump Pecat Menlu Rex Tillerson"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel