Begini Perkembangan Kasus Pembangunan Menara Masjid di Jayapura

Saiful Islam Payage
VisiMuslim - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Papua, Saiful Islam Payage, mengungkapkan perkembangan tim kecil yang dibentuk oleh tokoh agama setelah munculnya surat himbauan dari Persekutuan Gereja-gereja Jayapura (PGGJ).

Ia menjelaskan, setidaknya terdapat tiga poin yang sudah disepakati. Pertama, pembangunan menara masjid Al-Aqsa Sentani tetap berlanjut namun tidak boleh lebih tinggi dari yang saat ini.

“Pertama masalah menara masjid Al-Aqsa, itu tidak akan ditinggikan lagi. Cukup sampai di situ,” katanya kepada wartawan di Restoran Abu Nawas, Jakarta pada Senin (02/04/2018).

“Tapi tetap dibangun karena masalah menara tidak melanggar hukum positif, adat dan agama,” sambungnya.

Sementara itu, soal permintaan adzan suaranya tidak boleh keluar masjid, larangan berdakwah, masjid dilarang di instans-instansi, itu sudah dicabut. Teman-teman PGGJ, kata dia, sudah bisa memahami.

“Karena itu semua adalah kebutuhan primer,” ungkapnya.

Sementara poin ketiga, umat Islam harus mendukung secara penuh umat Kristen membangun gereja lebih besar dari masjid Al-Aqsa. Saiful menegaskan, umat Islam tidak akan mempermasalahkan.

“Masjid Al-Aqsa dinilai ‘wah’, kenapa tidak membangun lebih ‘wah’?,” tegasnya.

Namun, ia menegaskan bahwa tiga poin tersebut masih belum final. Karena, kata dia, saya belum menerima laporan secara sah. [vm]

Sumber : Kiblat

0 Response to "Begini Perkembangan Kasus Pembangunan Menara Masjid di Jayapura"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel