Mengenang Runtuhnya Khilafah, MTI Sulsel gelar Tabligh Akbar

Majelis Taqarrub Ilallah Sulawesi Selatan (MTI Sulsel) [Foto : Dakwah Sulsel]
VisiMuslim - Ahad (3/3), Ratusan warga Makassar memadati Masjid At-Taqwa di Bumi Tamalanrea Permai (BTP) dalam kegiatan Tabligh Akbar yang dilaksanakan oleh Majelis Taqarrub Ilallah Sulawesi Selatan (MTI Sulsel). Kegiatan ini mengambil tema "3 Maret, Mengenang Runtuhnya Khilafah dan Menyongsong Kembalinya Pemersatu Umat". Tema tersebut diambil untuk mengingatkan umat Islam bahwa mereka pernah mempunyai sebuah negara sebagai Pemersatu bagi seluruh umat Islam.

Para orator secara bergantian menyampaikan orasi mereka dihadapan para peserta Tabligh Akbar yang memadati masjid sejak acara dimulai pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang.

Denny Hakim, SE dalam orasinya mengingatkan bahwa Hari ini (3 Maret) tepat 95 tahun kaum muslimin tidak lagi memiliki institusi Khilafah yang melindungi mereka. Padahal menurut beliau Khilafah telah menguasai peradaban dunia selama 13 abad. Yang dimulai sejak Rasulullah membangun Peradaban Islam selama 23 tahun di Jazirah Arab yang kemudian dilanjutkan oleh para Khalifah hingga meluas di luar Jazirah Arab.

"Khilafah telah menguasai peradaban slama 13 abad lamanya. Rasulullah SAW membangun sebuah peradaban Islam selama 23 tahun. Di msa itu kaum Muslim telah mnguasai jazirah Arab. Kemudian kekuasaan dilanjutkan oleh para Khalifah", ungkapnya

Orator selanjutnya Nasaruddin Linggi Allo, M.Ag kemudian menggambarkan bagaimana kondisi umat Islam setelah runtuhnya Khilafah. Di bulan ini kata beliau banyak umat Islam yang melupakan masa di Mana umat Islam mulai memasuki era kegelapan dan kehancuran. Karena pelindung mereka yakni Khilafah telah dihancurkan oleh antek-antek kafir. Dan sejak itu umat Islam tak diperhitungkan dan menjadi mangsa empuk bagi bangsa-bangsa lain.

"Ada hari yang kemudian kaum banyak muslimin lupakan, peristiwa pada bulan rajab tepatnya pada tanggal 28 rajab atau 3 maret yakni masa di mana umat Islam memasuki masa kegelapan, masa kehancuran", tegasnya

Setelah itu KH. DR. Syahrir Nuhun, Lc, M.Th.i juga memberikan orasinya dengan mengetengahkan kembali tentang diterimanya hadits tentang fase-fase yang akan dilalui umat Islam hingga kembalinya Khilafah 'ala minhaaj an-Nubuwwah. Meskipun para Ulama berbeda pendapat dalam keshahihan haditsnya.

"Shohih atau Hasan tapi dua-duanya maqbul(dapat diterimanya). Jadi, tidak boleh Ada keraguan akan kembalinya Khilafah berdasarkan dalil hadits ini", ujarnya

Beliau juga mengajak umat Islam untuk mendakwahkan ajaran Islam secara kaffah dengan dakwah yang hikmah tanpa paksaan

Orator terakhir dibawakan oleh Mustadin S.Ag. Beliau mengingatkan kepada umat Islam untuk Meneladani Rasulullah SAW dalam Dakwah mengembalikan kemuliaan Islam dan kaum muslimin. Dan tak perlu takut menghadapi berbagai penderitaan yang akan dihadapi karena Dakwah adalah jalan yang pernah dilalui oleh para Nabi dengan berbagai penderitaan dan kesusahan.

"Kalau Kita berniat mengikuti jalannya para nabi. Berarti Kita harus siap menempuh jalan yang penuh penderitaan dan kesusahan", tegasnya. [vm]

Belum ada Komentar untuk "Mengenang Runtuhnya Khilafah, MTI Sulsel gelar Tabligh Akbar"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...