India Kirim 125 Ribu Pasukan Keamanan Tambahan ke Kashmir


VisiMuslim - Pihak berwenang India mengirim pasukan tambahan berkekuatan 125 ribu tentara paramiliter ke Kashmir pada rabu (21/08/2019). Pasukan ini bagian dari langkah pemerintah New Delhi mengendalikan Kashmir pasca pencabutan wilayah otonomi khusus.

Kantor berita Turki Anadolu Agency (AA) melansir dari media lokal India News mengatakan bahwa total pasukan keamanan di Kahsmir saat ini mencapai 500 ribu pasukan.

Pada 5 Agustus, pemerintah India menghapuskan ketentuan Pasal 370 Konstitusi, yang memberikan pemerintahan sendiri kepada negara bagian Jammu dan Kashmir yang penduduknya mayoritas muslim.

Penghapusan pasal itu menjadikan Kashmir berada di bawah pemerintahan langsung New Delhi. Warga non Kashmir juga dibolehkan membeli tanah yang menyebabkan kekhawatiran hal itu dimanfaatkan untuk mengusir warga Kahsmir secara demografi.

Pasal ini dihapus melalui dekrit presiden, yang berarti realisasinya tidak perlu disetujui oleh parlemen.

Hari berikutnya, majelis tinggi dan rendah di parlemen India menyetujui keputusan untuk membagi negara bagian Jammu dan Kashmir menjadi dua distrik (Jaumu dan Kashmir dan Ladakh), yang melapor langsung ke pemerintah pusat.

Pihak berwenang India memutus siaran telepon, internet, dan televisi di daerah itu dan memberlakukan pembatasan pada pergerakan dan perkumpulan massa.

Para pengamat percaya bahwa langkah-langkah India akan memungkinkan orang-orang India dari negara bagian lain untuk memiliki properti di negara bagian Kashmir. Dengan demikian memungkinkan warga non muslim membuat perubahan dalam demografi wilayah tersebut untuk menjadikannya daerah yang tidak didominasi oleh Muslim. [vm]

Sumber : AA

Belum ada Komentar untuk "India Kirim 125 Ribu Pasukan Keamanan Tambahan ke Kashmir"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...