Bahkan Dakwah RASULULLAH-Pun Dipersekusi


Oleh : Ahmad Sastra

Perjuangan menegakkan Islam adalah jihad melawan hegemoni kekuasaan jahiliah. Kekuasaan jahiliah adalah pemerintahan yang tidak menerapkan Islam. Para Nabi dan Rasul senantiasa dihadapkan dengan hegemoni kekuasaan jahiliah. Meski banyak ujian, namun pada akhirnya Rasulullah berhasil menegakkan daulah Islam di Madinah, karena pertolongan Allah. 

Adalah Musa yang dihadapkan dengan permusuhan dan kezoliman kekuasaan fir’aun. Adalah Nabi Ibrahim yang dihadapkan dengan kezoliman kekuasaan raja namrud. Adalah Rasulullah, Muhammad SAW yang dihadapkan kepada permusuhan rezim abu jahal. Setiap perjuangan Islam, bahkan oleh Rasulullah sekalipun, akan mendapat persekusi dan penganiayaan dari penguasa. 

Adalah Abu Lahab dan istrinya ummu jamil bin harb umayyah adalah dua orang yang paling keras mempersekusi dan menganiaya Rasulullah. Ummu jamil selalu membawa duri dan memasangnya di jalan yang dilewati oleh Rasulullah. Bahkan ummu jamil rela menjual kalungnya yang berharga untuk membiayai usaha menganiaya Rasulullah. 

Bahkan ketika turun surat Al Lahab berkaitan dengan perilaku jahat mereka kepada Rasullah, ummu jamil merasa marah dan dendam kepada Rasulullah dengan ingin melemparkan batu kepada Rasulullah, disaat Rasulullah membaca Al Qur’an di masjid. Namun Allah menyelamatkan Rasulullah dari kejahatan keduanya. 

Adalah Umayyah bin Khalaf yang selalu mengumpat, mencela dan menghina Rasulullah setiap kali bertemu dengan beliau. Karena kejahatan umayyah bin khalaf inilah turun ayat Al Humazah 1-9 yang berisi peringatan keras dari Allah kepada para penghina Rasulullah. 

Adalah abu jahal bin hisyam yang selalu mencaci-maki Allah dan Rasulullah. Abu jahal adalah orang sombong yang selalu menentang apapun yang didakwahkan Rasulullah. Suatu saat dia berkata, wahai kaum Quraisy, apakah kalian tahu pohon Zaqqum yang oleh Muhammad dipakai untuk menakut nakuti kalian. “tidak”. Pohon Zaqqum adalah ajwah yastrib yang diolesi keju, jika kelak kami menyentuhnya, maka kami akan menelannya. 

Dari peristiwa inilah turun ayat Allah, “Sesungguhnya pohon Zaqqum itu (adalah) makanan orang yang banyak berdos. (Ia) adalah kotoran minyak yang mendidik di dalam perut, seperti mendidiknya air yang sangat panas” (QS Ad Dukhan : 43-46).

Adalah Al Akhnas bin Syuraiq yang selalu menolak dakwah Rasulullah, selalu mencela dan menfitnah Rasulullah, selalu berbuat maksiat  dan melampaui batas dalam berbuat dosa serta terkenal kejahatannya. 

Adalah Al Walid bin Mughirah, seorang penyair yang selalu menghina Rasulullah dengan penuh kesombongan. Dia pernah berkata, “mengapa wahyu turun kepada Muhammad, dan aku diabaikan. Padahal aku adalah pembesar Quraisy sekaligus pemimpinnya. Dan juga mengabaikan Abu Mas’ud Amr bin Umair ats tsaqifi yang memimpin tsaqif. Dengan demikian, kami adalah dua orang besar di dua negeri. Dari peristiwa ini turunlah QS Az Zukhruf : 31-32). 

Adalah Uqbah bin Abi Mu’ith yang meludahi wajah Rasulullah karena perintah Ubay bin Khalaf. Ubay marah setelah mengetahui Uqbah hadir dalam majelis Rasulullah. Dengan penuh kesombongan dan permusuhan, Ubay menyruh Uqbah agar meludahi wajah Rasulullah. Dari peristiwa ini maka turunlah QS Al Furqon : 27-29). 

Adalah Ubay bin Khalaf yang dengan sombongnya membawa tulang belulang, menghancurkannya dan meniupnya hingga bertebaran di wajah Rasulullah. Dengan congkak, Ubay berkata, Wahai Muhammad, kamu yang mengklaim bahwa Allah akan membangkitkan tulang ini setelah rapuh dan lapuk. 

Rasulullah menjawa, benar aku mengatakan hal itu, yakni kelak Allah akan membangkitkannya dan juga kamu, setelah kamu mejadi tulang belulang seperti ini, kemudian Allah memasukanmu ke dalam neraka. Dari peristiwa inilah turun QS. Yasin : 78-80). 

Adalah para tetangga Rasulullah seperti al Hakam bin Ani al Ash dan Ibnu al Ashda’ al Hudzli yang melempar kotoran disaat Rasulullah menjalankan sholat. Bahkan mereka melemparkan kotoran  ke dalam panci yang digunakan oleh Rasulullah untuk memasak. Bahkan Rasulullah juga pernah dihina sebagai orang gila, tukang sihir dan pendusta. 

Seluruh upaya persekusi, penganiayaan, penghinaan, fitnah, cacian dan lainnya adalah upaya jahat dari musuh-musuh Allah atas dakwah Islam yang dibawa oleh Rasulullah. Rasulullah dengan tegas mengatakan bahwa hukum jahiliah adalah hukum batil dan sebaliknya menawarkan hukum Islam. 

Dakwah Rasulullah langsung bersentuhan dengan para pembesar Quraisy yang selama ini telah berkuasa dan mendapat banyak pengikut. Mereka menilai bahwa dakwah Rasulullah intoleran, karena menolak segala sesembahan kaum jahiliah yang telah ratusan tahun dilakukan. Dakwah Rasulullah juga dianggap akan memecah belah orang Arab. 

Inilah secuil contoh bagaimana Rasulullah mendapat persekusi dari penguasa jahiliah atas dakwah Islamnya. Secala macam tuduhan keji disematkan kepada Rasulullah. Barangkali kalua di zaman sekarang, dakwah Rasulullah akan dituduh sebagai paham radikal, intoleran dan anti rezim jahiliah. [www.visimuslim.org]

Belum ada Komentar untuk "Bahkan Dakwah RASULULLAH-Pun Dipersekusi"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...