Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wabah Corona Merebak, Indonesia Perlu Memasang Pemindai Suhu Badan di Bandara dan Pelabuhan


Beijing- Visi Muslim- Indonesia perlu memasang pemindai virus corona di pintu masuk bandara maupun pelabuhan laut antarnegara seperti di Batam, Kepulauan Riau. Ini ada kaitannya dengan pengakuan pejabat resmi Tiongkok yang menyatakan virus misterius berbentuk seperti corona matahari ini memang dapat menular dari manusia ke manusia.

Sejauh ini, virus corona tercatat menewaskan sekurangnya empat orang dan menjangkiti 200 lainnya di Tiongkok. Indikasi virus corona dapat menular dari manusia ke manusia antara lain, lantaran 14 petugas medis di China yang merawat para pasien virus itu sudah terpapar.

"Sekarang kita dapat mengatakan sudah pasti bahwa itu adalah fenomena penularan dari manusia ke manusia," Zhong nanshan, seorang ilmuwan yang memimpin panel ahli yang ditunjuk pemerintah mengenai wabah itu, Senin, 20/1/20 melalui layar televisi yang dikelola pemerintah.

Pernyataan Tiongkok ini muncul di tengah persiapan antisipasi di bandara-bandara di seluruh dunia untuk memasang alat pengukur suhu badan untuk mendeteksi penumpang pesawat yang terjangkit virus mematian itu. Di dalam negeri Tiongkok sendiri ratusan juta warga menyebar dalam berbagai perjalanan dalam dan luar negeri pada suasana libur Imlek, Tahun Baru China.

Di luar Tiongkok, Jepang, Thailand dan Korea Selatan telah melaporkan adanya kasus orang yang tertular. Sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan akan mengadakan pertemuan darurat pada hari Rabu, 22/1/20. "Untuk memastikan apakah wabah tersebut merupakan keadaan darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional, dan rekomendasi apa yang harus dibuat untuk mengelolanya," kata pernyataan resmi WHO, Senin, 20/1/20.

Heboh virus corona ini terdeteksi berawal di Wuhan, ibu kota Provinsi Hubei di kawasan timur Tiongkok. Pada 31 Desember 2019, rumah sakit di kota itu merawat puluhan pasien pneumonia namun penyebabnya belum jelas.

Dari rekam jejak para pasien, banyak yang terkait dengan Pasar Hewan Huanan yang menjual ikan laut, unggas, hingga hewan langka ikan dan terhubung ke Pasar Makanan Laut Huanan, yang juga menjual unggas hidup dan daging hewan eksotis. Pasar ini sudah ditutup dan disterilkan dengan disinfektan.

Belakangan, gejala penyakit yang sama ditemukan di kota lain, dari warga yang pulang bepergian dari Wuhan. Indikasi virus corona dapat menular dari manusia ke manusia semakin kuat.

Pejabat Wuhan berjanji menangani wabah dengan transparan. Namun, ingatan tentang bagaimana China awalnya menutupi tingkat wabah SARS yang mematikan setelah menginfeksi lebih dari 8.000 orang pada 2002 dan 2003 belum sepenuhnya pudar. Meskipun para ahli flu mengatakan bahwa pemerintah China berusaha untuk menjadi lebih transparan sekarang, banyak orang di China tetap skeptis.

Kabar baiknya, dari 200 orang yang telah tercatat terpapar, ternyata sudah pulih. Namun, jelas Indonesia harus waspada dengan penyebaran virus corona antar manusia ini. [visimuslim.org] MC

Posting Komentar untuk "Wabah Corona Merebak, Indonesia Perlu Memasang Pemindai Suhu Badan di Bandara dan Pelabuhan"