Azerbaijan dan Armenia 'Panas' Soal Perbatasan, Akankah Kembali Berperang?


Baku-Visi Muslim- Dalam 24 jam terakhir, angkatan bersenjata Armenia telah melanggar gencatan senjata di sepanjang garis perbatasan antara Armenia dan Azerbaijan sebanyak 29 kali, dalam laporan Situs berita Trend yang disampaikan oleh Kementerian Pertahanan Azerbaijan, Zakir Hasanov pada 21 Februari 2020.

Tentara Armenia menerobos perbatasan dengan bersenjata lengkap juga membawa sniper.

Konflik antara kedua negara di wilayah Kaukasus Selatan ini dimulai pada tahun 1988 ketika Armenia mengeklaim beberapa wilayah milik Azerbaijan yang akhirnya terjadi perang antara kedua negara tersebut. Angkatan bersenjata Armenia menguasai 20 persen wilayah Azerbaijan, termasuk wilayah Nagorno Karabakh yang sampai saat ini masih sering mengalami konflik.

Wilayah Nagorno Karabakh saat ini ingin merdeka dan menjadi negara berdaulat tidak masuk ke wilayah Armenia atau Azerbaijan. Selain itu Armenia juga menguasai tujuh distrik di wilayah Azerbaijan.

Perjanjian gencatan senjata dilakukan pada tahun 1994 diikuti dengan negosiasi damai, namun hingga saat ini Armenia belum juga menarik pasukannya dari wilayah Nagorno Karabakh dan wilayah lainnya yang bersengketa. [] Gesang

Belum ada Komentar untuk "Azerbaijan dan Armenia 'Panas' Soal Perbatasan, Akankah Kembali Berperang?"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel