Dirjen Bimas Katolik Dipimpin Orang Islam, Kemenag Akan Adakan Lelang Jabatan


Jakarta-Visi Muslim-  Kontroversi jabatan Direktorat Jenderal (Dirjen) Bimbingan Masyarakat (Bimas) Katolik Kementerian Agama diisi oleh Pelaksana tugas (Plt) Nur Cholis yang notabene beragama Islam terus menuai polemik. 

Menanggapi polemik yang terjadi di masyarakat, Menteri Agama Fachrul Razi beralasan, penunjukan tersebut lantaran pejabat eselon I di lingkungan Bimas Katolik itu hanya ada satu orang. Sisanya merupakan pejabat eselon II dan III. 
Karena itu, tidak sepatutnya pengganti Dirjen Bimas Katolik Kemenag sebelumnya, Eusabius Binsasi, menunjuk dari Ditjen Bimas Katolik yang bukan pejabat eselon I. 
"Tidak ada (eselon I beragama Katolik). Ya kan selevel, kan ada aturannya. Katakanlah tidak boleh jabatan jenderal kemudian diisi mayor," kata Fachrul Razi di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (10/2). 
Fachrul Razi menyatakan, untuk mengisi jabatan definitif tersebut, Kemenag akan membuka lelang jabatan untuk posisi yang ditinggalkan Eusabius Binsasi pada Juni 2019 lalu. 
Syaratnya, calon yang akan mengisi posisi tersebut harus beragama Katolik. "Mulai minggu depan ini (lelang jabatan), keputusannya sudah ditandatangani. Melalui lelang jabatan tidak bisa sembarangan, udah ada aturannya," demikian Fachrul Razi. (amn/MC)

Belum ada Komentar untuk "Dirjen Bimas Katolik Dipimpin Orang Islam, Kemenag Akan Adakan Lelang Jabatan"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel