Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dinilai Terlalu Remehkan Wabah Corona, Menteri Terawan Didesak untuk Mundur


Jakarta-Visi Muslim- Sejumlah elemen masyarakat sipil sadar corona menilai Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto terlalu menyepelekan sehingga hilangnya kewaspadaan terhadap penyebaran Covid-19.

Merekapun mendesak Presiden Jokowi untuk mencopot jabatan Menkes Terawan, pasalnya dia dianggap pongah, meremehkan dan anti-sains sehingga hilanyanya kewaspadaan terhadap penyebaran infeksi virus corona. 

Desakan tersebut muncul dari gabungan elemen seperti KontraS, Lokataru, YLBHI, LBH Masyarakat, WALHI, PKBI, YLKI, P2D, Migrant Care, AJAR, AmnestyInternational Indonesia, dan PSHK, seperti dilansir dari RMOL pada Kamis (19/03/2020).
 
"Sejak awal Menkes menunjukkan sikap pongah, menganggap enteng, dan anti-sains, yang terus memandang rendah persoalan, namun berakibat pada hilangnya kewaspadaan,” demikian desakan yang dituliskan oleh elemen sipil sadar corona, Selasa (17/03/2020) lalu.

Selain itu, dia juga dinilai telah gagal dalam mengkoordinasi rumah sakit supaya dapat sigap dan siaga dalam melakukan penanganan dan pemerikasaan terhadap pasien yang terpapar virus corona. Termasuk juga ketersediaan anggaran dan alat serta kualitas mutu tenaga kesehatan yang akan menangani pasien Covid-19. 

Bahkan, kondisi tersebut diperparah ketika manajemen informasi dan komunikasi antara penanganan di pusat dan daerah tidak sejalan. Tentunya dalam hal ini, pihak yang paling beranggung jawab adalah Menkes Terawan.

Tak hanya itu, beberapa catatan kesalahan mendasar Menkes Terawan yaitu terkait pernyataannya bahwa pasien yang terpapar akan sembuh dengan imunitasnya sendiri. Pernyataan tersebut ia keluarkan di saat negara lain mengatakan kebalikannya. 

"Bagaimana mungkin rumah sakit akan bekerja secara serius apabila Menkesnya sendiri beranggapan Covid-19 ini sama dengan flu biasa dan bisa sembuh dengan sendirinya?”

Kegagalan lainnya, elemen sipil sadar corona menilai adanya monopoli pemeriksaan sampel hasil tes swab di Litbangkes Jakarta, sehingga kebijakan tersebut memperlambat respons tanggap darurat Covid-19. Juga, Terawan dinilai menggelar acara publik di tengah diberlakukannya social distancing.

Oleh karena itu, elemen sipil sadar corona mendesak agar Menkes Terawan dicoopot dari jabatannya dan menggantinya dengan seseorang yang lebih kompeten serta memiliki pemahaman cukup tentang kesehatan publik. [] CP

Posting Komentar untuk "Dinilai Terlalu Remehkan Wabah Corona, Menteri Terawan Didesak untuk Mundur"