Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Diskusi Online PKAD: 'Ancaman Kebangkitan Komunisme dan Arogansi Oligarki di balik RUU Haluan Ideologi Pancasila?'


Jakarta, Visi Muslim- Pemerintah Indonesia saat ini sedang menggulirkan wacana pengesahan RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP).

Namun RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) ini dinilai sejumlah pihak memiliki agenda terselubung untuk menghantam Islam.

Dalam menyikapi hal itu, Pusat Kajian dan Analisis Data (PKAD) bersama sejumlah tokoh nasional menggelar agenda diskusi secara virtual dengan tema 'Ancaman Kebangkitan Komunisme dan Arogansi Oligarki di balik RUU Haluan Ideologi Pancasila?'. Sabtu, (6/6/2020).

Dalam diskusi online ini salah satu pemateri, yakni Dr. Masri Sitanggang (Ulama dan Tokoh Nasional) menyampaikan bahwa RUU HIP ini hanya casingnya saja Pancasila tapi isinya bukan.

"RUU HIP casingnya Pancasila tapi isinya bukan Pancasila. Adapun Syariah Islam itu sah dan legal diterapkan di Indonesia," ujarnya.

Dr. Masri juga tidak ingin umat Islam dicurigai sebagai pihak yang ingin mengganti Pancasila, justru kelompok yang mengutak-atik Pancasila itulah yang mesti diwaspadai.

"Mereka sering menggunakan bahasa Pancasila Final dan Saya Pancasila, mereka inilah yang berbahaya," imbuhnya.

Pemateri lain dalam diskusi online ini Guru Besar dan Pengajar Pancasila, Prof. Suteki menjelaskan tentang Pancasila hingga kekinian. 

Ia menyatakan bahwa ada aroma komunisme dalam RUU HIP.

"RUU HIP mendowngrade Pancasila dari sila Ketuhanan Yang Maha Esa menuju materialistis (komunis). Bahkan terasa mengusung sekulerisme atheis," ujarnya.

Profesor berjuluk RADIKAL (Ramah, Terdidik, dan Berakal) ini juga menyeru agar umat Islam menolak dan melawan RUU HIP ini dengan kekuatan ilmu dan aqidah. [] Gesang/ Ni-bay

Posting Komentar untuk "Diskusi Online PKAD: 'Ancaman Kebangkitan Komunisme dan Arogansi Oligarki di balik RUU Haluan Ideologi Pancasila?'"