Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penasihat Senior Iran Puji Langkah Turki dalam Pengembalian Status Hagia Sophia Menjadi Masjid


Ankara, Visi Muslim- Seorang penasihat senior pemimpin tertinggi Iran pada hari Minggu, (2/8/2020) memberi ucapan selamat kepada Turki karena telah membuka kembali Masjid Hagia Sophia setelah 86 tahun yang digunakan sebagai museum.

"Kami mengucapkan selamat kepada rakyat Turki atas keberhasilan penting Islam ini," kata Ali Akbar Velayati, seorang pembantu Ali Khamenei kepada televisi pemerintah Iran.

Velayati juga mengkritik Menteri Luar Negeri AS Mike Pompeo atas komentarnya baru-baru ini yang mendesak Ankara untuk mengubah kembali Hagia Sophia menjadi museum.

"Nenek moyangnya mengubah semua museum di dunia menjadi gereja. Hagia Sophia, yang telah menjadi masjid selama 500 tahun, akan tetap menjadi masjid sampai kiamat," tegas Velayati.

Ankara menyatakan bahwa konversi Hagia Sophia menjadi masjid adalah urusan internalnya.

Pada 24 Juli, salat Jumat di Masjid Agung Hagia Sophia menandai tindakan ibadah Muslim pertama di sana dalam 86 tahun.

Hagia Sophia berfungsi sebagai gereja selama 916 tahun hingga penaklukan Istanbul, dan menjadi masjid dari tahun 1453 hingga 1934 - hampir 500 tahun - dan yang terbaru sebagai museum selama 86 tahun.

Pada tahun 1985, Hagia Sophia ditambahkan ke Daftar Warisan Dunia UNESCO.

Selain menjadi masjid, Hagia Sophia juga merupakan salah satu tujuan wisata utama Turki dan akan tetap terbuka untuk pengunjung domestik dan asing. [] Gesang/ Nilufar Babayiğit

Posting Komentar untuk "Penasihat Senior Iran Puji Langkah Turki dalam Pengembalian Status Hagia Sophia Menjadi Masjid"