Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tokoh Muslim Kab. Malang, Saiful Muslimin: Film JKdN Memberi Tahu Sejarah Masuknya Islam di Nusantara dan Hubungan Keduanya dengan Kekhilafahan Islam


Kab. Malang, Visi Muslim- Pagelaran film Jejak Khilafah di Nusantara (JKdN) mendapatkan sorotan positif dari berbagai pihak di Indonesia.

Sejumlah tokoh dan alim ulama memberikan tanggapannya mengenai penayangan film JKdN yang tayang secara online pada Kamis, 20 Agustus 2020.

Tanggapan positif juga datang dari salah satu tokoh muslim asal Kabupaten Malang, yakni Ustadz Saiful Muslimin. 

Ia merasa senang dengan adanya film JKdN karena film ini bisa memberikan informasi tentang sejarah masuknya Islam di Nusantara dan hubungannya dengan Kekhilafahan Islam.

"Saya sangat senang sekali, karena dengan adanya film JKdN tersebut saya jadi tau tentang sejarah masuknya Islam di Nusantara dan hubungan antara Nusantara dengan Kekhilafahan Islam,' ujarnya saat dihubungi oleh news.visimuslim.org, Kamis malam, (20/8/2020).

Pengasuh Majelis Ta'lim Riyadhus Sholihin, Gondanglegi, Kab. Malang ini juga menyampaikan bahwa dari film JKdN kita bisa mengetahui bahwa dengan adanya kekhilafahan Islam di Nusantara, umat Islam menjadi mulia dan terjaga kehormatannya dan terlindungi dari penjajah.

"Dari film JKdN kita bisa mengetahui bahwa dengan adanya kekhilafahan Islam di Nusantara, umat Islam menjadi mulia dan terjaga kehormatannya, dan terlindung dari serangan penjajah," tambahnya.

Ia juga menyampaikan bahwa adanya Khilafah sangatlah penting untuk saat ini guna mengembalikan kehormatan kaum muslimin dan sudah saatnya kaum muslimin berjuang untuk menegakkannya di muka bumi.

"Oleh karenanya, untuk saat ini sangat penting adanya kekhilafahan yang akan mengembalikan kehormatan kaum muslimin. Sudah saatnya kita semua sebagai kaum muslimin berjuang untuk menegakkan kekhilafahan di muka bumi ini," pungkasnya. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Tokoh Muslim Kab. Malang, Saiful Muslimin: Film JKdN Memberi Tahu Sejarah Masuknya Islam di Nusantara dan Hubungan Keduanya dengan Kekhilafahan Islam"