Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Indonesia Mendesak Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya



Jakarta, Visi Muslim- Indonesia pada hari Rabu, (9/9/2020) kembali menegaskan pentingnya pemulangan kembali pengungsi Rohingya untuk menyelesaikan masalah kemanusiaan yang mereka hadapi.

Dalam Pertemuan Menlu Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-53, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi menjelaskan bahwa meskipun Indonesia saat ini menerima sementara hampir 400 pengungsi Rohingya yang terdampar di lepas pantai Aceh dalam beberapa bulan terakhir, namun pemerintah mendukung "pemulangan mereka". ke Myanmar.

“Pemulangan merupakan solusi ideal untuk mengakhiri penderitaan masyarakat Rohingya yang kerap melakukan perjalanan berbahaya melintasi laut,” ujarnya.

Marsudi membahas rencana repatriasi dengan mitranya dari Myanmar dan Sekretaris Jenderal ASEAN, di mana dia mengatakan, ia "mendesak pemulangan sukarela demi keselamatan dan martabat."

Negara-negara ASEAN, lanjutnya, harus bekerja sama dalam menindak kejahatan transnasional karena pengungsi Rohingya rentan terhadap penculikan dan perdagangan manusia.

Rohingya, digambarkan oleh PBB sebagai etnis paling teraniaya di dunia, mereka telah menghadapi ketakutan yang meningkat akan serangan sejak puluhan orang terbunuh dalam kekerasan komunal pada tahun 2012 di negara bagian Rakhine barat Myanmar.

Menurut Amnesty International, lebih dari 750.000 pengungsi Rohingya, kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak, melarikan diri dari Myanmar dan menyeberang ke Bangladesh setelah pasukan Myanmar melancarkan tindakan keras terhadap komunitas Muslim minoritas tersebut pada Agustus 2017.

Sejak 25 Agustus 2017, hampir 24.000 Muslim Rohingya telah dibunuh oleh pasukan negara Myanmar, menurut laporan dari Ontario International Development Agency (OIDA).

Lebih dari 34.000 Rohingya juga dilempar ke dalam api, sementara lebih dari 114.000 lainnya dipukuli, kata laporan OIDA berjudul Migrasi Paksa Rohingya: Pengalaman yang Tak Terungkap.

Sebanyak 18.000 wanita dan gadis Rohingya diperkosa oleh tentara dan polisi Myanmar dan lebih dari 115.000 rumah Rohingya dibakar sementara 113.000 lainnya dirusak, tambahnya. [] Gesang/ Aboe Shehnaze

Posting Komentar untuk "Indonesia Mendesak Pemulangan Kembali Pengungsi Rohingya"