Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Para Pemimpin Dunia Mengutuk Kerusuhan di Gedung Capitol AS

 


Washington, Visi Muslim- Pemimpin di seluruh dunia mengutuk penyerbuan Capitol AS oleh pendukung Presiden Donald Trump pada hari Rabu, (6/1/2021), mereka mengungkapkan keterkejutan pada kekacauan yang terjadi di negara yang pernah mereka andalkan untuk kepemimpinan global tersebut.

“Adegan memalukan di Kongres AS," tweet Perdana Menteri Boris Johnson dari Inggris, sekutu setia Amerika Serikat dari generasi ke generasi. “Amerika Serikat mendukung demokrasi di seluruh dunia dan sekarang penting bahwa harus ada pengalihan yang damai dan tertib dalam kekuasaan. "

Sekutu Eropa lainnya juga terkejut dengan perkataan yang mereka sebut sebagai 'serangan terhadap demokrasi Amerika'.

"Trump dan pendukungnya harus menerima keputusan para pemilih Amerika dan berhenti menginjak-injak demokrasi," tulis Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas di Twitter. Dia juga mengatakan bahwa "kata-kata yang menghasut muncul tindakan kekerasan" ia menambahkan bahwa "penghinaan terhadap lembaga-lembaga demokrasi memiliki efek bencana."

Presiden Parlemen Eropa David Sassoli, yang memimpin salah satu badan legislatif terbesar di dunia juga mengecam kejadian di Capitol. Uni Eropa telah menghabiskan empat tahun yang sulit untuk berurusan dengan pemerintahan Trump, dan para pejabat tingginya telah berulang kali mengatakan bahwa mereka menantikan hubungan yang lebih baik di bawah Presiden terpilih Joe Biden.

"Demokrasi Amerika sedang dikepung; hasil pemilu harus dihormati sepenuhnya," tulis Perwakilan Tinggi UE untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Josep Borrell.

“Ini adalah pemberontakan,”cuit Carl Bildt, mantan perdana menteri Swedia.

Sekutu NATO Amerika Serikat, Turki, juga menyatakan keprihatinan atas adegan para pendukung Trump yang marah dan menyerbu ke Capitol dalam upaya untuk menggagalkan sertifikasi Biden sebagai presiden baru. Kekacauan itu memaksa anggota parlemen dilarikan dari gedung.

Pernyataan Kementerian Luar Negeri Turki mendesak semua pihak di Amerika Serikat untuk menggunakan "moderasi dan akal sehat".

"Kami percaya bahwa Amerika Serikat akan mengatasi krisis politik dalam negeri ini dengan matang," kata kementerian itu.

Pernyataan kementerian itu juga mendesak warga Turki di Amerika Serikat untuk menjauh dari keramaian dan demonstrasi. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Para Pemimpin Dunia Mengutuk Kerusuhan di Gedung Capitol AS"