Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Siswi Non Muslim SMKN 2 Padang Tak Dipaksa Pakai Jilbab, HRC: Menutup Aurat Itu Menjaga Kehormatan Perempuan



Jakarta, Visi Muslim-  Menanggapi Siswi kelas XII SMK Negeri 2 Padang Elisabeth Angelia Zega yang merasa tidak keberatan selama ini mengenakan jilbab (maksudnya: kerudung) ke sekolah, Direktur El Harokah Research Center (HRC) Achmad Fathoni mengatakan menutup aurat itu bagian dari konsep Islam untuk menjaga kehormatan perempuan.

“Dalam konsep Islam, menutup aurat itu dalam rangka memberikan penjagaan dan memberikan kehormatan kepada seorang perempuan,” tuturnya dalam acara Kabar Malam, Selasa (26/01/2021) di kanal YouTube News Khilafah Channel.

Menurutnya, ketika Islam diterapkan dalam seluruh aspek kehidupan maka seluruh warga negara baik yang Muslim maupun yang non Muslim itu memang wajib menutup aurat. Ini yang penting.

“Seorang perempuan yang menutup aurat itu adalah kehormatan dan bukan pengekangan. Faktanya, dia tidak keberatan karena menyesuaikan dengan lingkungannya. Dan itu, it’s okay, enggak masalah,” ujarnya.

Oleh sebab itu, ia menyayangkan pihak-pihak yang mempersoalkan penggunaan kerudung bagi siswi non Muslim tersebut. “Ini patut disayangkan, sementara ketika ada pelarangan memakai jilbab bagi Muslimah di berbagai tempat terutama yang kaum Muslimin minoritas, itu tidak ada yang pernah mempersoalkan dan tidak pernah digugat oleh pihak-pihak terkait, termasuk Menteri Pendidikan, para pegiat HAM, dan sebagainya. Ini yang patut disayangkan,” sesalnya.

Menurutnya, hal ini karena standar yang dipakai oleh pihak-pihak yang mempersoalkan kerudung adalah standar HAM. “Masalahnya HAM itu sangat ambigu. Ketika menyasar pada umat Islam yang terzalimi, tidak pernah ada yang membela. Tapi, begitu ada satu saja non Muslim yang ini mencuat dan menghantam Islam dan kaum Muslimin, kemudian mereka mempersoalkan ajaran Islam. Tentu ini patut disayangkan,” ujarnya.

“Dalam sejarah dan faktanya, HAM ini tidak pernah berpihak pada kepentingan Islam dan kaum Muslimin. Begitu ada kebijakan yang menyudutkan Islam, para pegiat HAM diam seribu bahasa. Ini yang patut disayangkan,” pungkasnya.[] Achmad Mu’it

Posting Komentar untuk "Siswi Non Muslim SMKN 2 Padang Tak Dipaksa Pakai Jilbab, HRC: Menutup Aurat Itu Menjaga Kehormatan Perempuan"