Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ribuan Umat Islam di Bangladesh Turun ke Jalan Memprotes Skandal Penghapusan 26 Ayat dalam Alquran di India



Dhaka, Visi Muslim- Ribuan Muslim Bangladesh pada Selasa, (17/3/2021) turun ke jalan untuk memprotes skandal penghapusan 26 ayat dalam Alquran di India dan memprotes Waseem Rizvi, mantan Ketua Yayasan Dewan Pusat Syiah, yang mengajukan permohonan penghapusan ayat tersebut.

Para orator menyatakan bahwa permohonan penghapusan ayat-ayat tersebut sangat memalukan.

Ribuan Muslim berkumpul di wilayah Motijheel, Dhaka dan meneriakkan slogan-slogan menentang Waseem Rizvi.

Wassem Rizvi adalah mantan Ketua Yayasan Dewan Pusat Syiah, yang mengajukan penghapusan beberapa ayat dari Alquran di India.

Tidak Ada yang Bisa Merubah Ayat Suci Alquran!

Pengunjuk rasa Bangladesh menuntut Mahkamah Agung India menolak permintaan penghapusan ayat-ayat Alquran dan Rizvi diadili karena menyakiti umat Islam yang jumlahnya lebih dari satu miliar penduduk.

Aktivis mengatakan bahwa Rizvi, yang mengajukan penghapusan 26 ayat Alquran yang tidak bisa dirubah selama 1500 tahun terakhir, adalah tindakan yang sangat berani.

Diketahui sebelumnya di negara bagian Uttar Pradesh, India, mantan Presiden Syiah Central Board Foundation dan produser film Bollywood Waseem Rizvi mengajukan permohonan ke Mahkamah Agung India pada 14 Maret, menuntut agar beberapa ayat Alquran dihapus, dengan alasan bahwa ayat-ayat tersebut "memicu kekerasan."

Sejak penghapusan Khilafah, perisai pelindung Islam dan kaum Muslim, segala jenis serangan telah terjadi terhadap hidup kita, darah dan nyawa orang-orang beriman telah menjadi korban. Di abad terakhir ini, dimana Khilafah tidak lagi menaungi umat, umat Islam telah mengalami berbagai macam penganiayaan dan menghadapi serangan tanpa henti terhadap keyakinan mereka. Selama institusi Islam dicabut, serangan terhadap Islam dan kaum Muslim ini tidak akan pernah berakhir. [] Gesang

Posting Komentar untuk "Ribuan Umat Islam di Bangladesh Turun ke Jalan Memprotes Skandal Penghapusan 26 Ayat dalam Alquran di India"