Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TWK Pilih Al-Qur’an atau Pancasila, Giri: Terlalu dan Langgar UUD



Jakarta, Visi Muslim-  Pertanyaan di dalam soal tes wawasan kebangsaan (TWK) KPK tentang memilih Al-Qur’an atau Pancasila, dinilai Direktur Sosialisasi dan Kampanye Anti Korupsi KPK Giri Suprapdiono keterlaluan dan melanggar UUD.

“Ini sudah keterlaluan ini, melanggar undang-undang dasar,” ujarnya dalam Diskusi Online Media Umat: Pancasila atau Al-Qur’an? (Mengkritisi TWK KPK), Ahad (13/6/2021) di kanal Youtube Media Umat.

Tes interviu dengan pertanyaan tersebut, menurutnya, selain tidak dilakukan pada semua pegawai, ia juga menduga mereka sedang mendesain sesuatu. “Hampir semua yang enggak lulus di ruangan nomor 2, padahal ada 30 ruangan di sana,” ungkapnya.

Bahkan, ia mengaku, ketika itu dirinya sempat mendengar sebuah cerita dari dua penyidik, bahwa asesor sudah memiliki daftar pegawai yang dianggap berbahaya. “Wallahu a’lam bishawab, apa yang kita perjuangkan sebenarnya untuk umat juga,” pasrahnya.

Meski demikian, ia berharap dan mengajak semuanya kembali berani dan tidak boleh menyerah. “Jangan memilih takut karena Anda akan menjadi orang yang tidak berguna,” pungkasnya.[] Zainul Krian

Posting Komentar untuk "TWK Pilih Al-Qur’an atau Pancasila, Giri: Terlalu dan Langgar UUD"