Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemimpin Junta Guinea akan Dilantik sebagai Presiden Sementara setelah Penggulingan Alpha Conde



Conakry, Visi Muslim- Pemimpin militan Guinea yang menggulingkan Presiden Alpha Conde awal bulan ini akan dilantik sebagai presiden sementara pada hari Jumat ini, (1/10/2021), dikutip dari laporan Mahkamah Agung Guinea.

Kolonel Mamadi Doumbouya dijadwalkan akan dilantik pada Jumat siang hari ini di ruang konferensi Istana Mohammed V di ibukota, Conakry, menurut pernyataan Mahkamah Agung yang disampaikan kepada media.

Acara pelantikan akan dibatasi dengan kehadiran "hanya untuk orang-orang yang diundang," kata pernyataan itu.

Doumbouya akan bertugas di jabatan tersebut sebelum negara muslim di Afrika Barat tersebut kembali ke pemerintahan sipil.

Junta juga meluncurkan "piagam transisi" pada hari Senin yang dikatakan akan membantu mengarahkan negara Afrika Barat itu kembali ke pemerintahan sipil.

Diantara uraian piagam tersebut termasuk merancang Konstitusi baru dan mengadakan pemilihan umum, piagam itu juga tidak menentukan batas waktu untuk periode transisi.

Piagam itu, bagaimanapun, menunjukkan bahwa durasi transisi akan ditentukan oleh "kesepakatan bersama antara kekuatan hidup bangsa" dan CNRD.

Doumbaya akan menjadi presiden transisi dan menjabat sebagai ketua Komite Reli Nasional untuk Pembangunan (CNRD) yang dibentuk oleh junta, kepala negara dan kepala angkatan bersenjata.

Dewan Transisi Nasional, atau CNT, yang terdiri dari 81 anggota yang berasal dari partai politik, masyarakat sipil, serikat pekerja, pengusaha, pasukan keamanan dan badan-badan lainnya, akan memiliki tugas untuk merancang Konstitusi baru.

Sebelumnya, militer yang dipimpin oleh Doumbouya, menggulingkan Conde pada 5 September lalu.

Conde, (83), menjadi presiden pertama Guinea yang terpilih secara demokratis pada 2010 dan terpilih kembali pada 2015.

Tetapi tahun lalu, dia mendorong perubahan konstitusi yang memungkinkan dia mencalonkan diri untuk masa jabatan ketiga yang kontroversial pada Oktober 2020, yang dia menangkan dalam pemilihan yang dianggap curang oleh oposisi.

Demonstrasi massal terjadi di mana puluhan pengunjuk rasa dilaporkan tewas meletus setelah pemilihan. [] Khusnul Khatimah 

Posting Komentar untuk "Pemimpin Junta Guinea akan Dilantik sebagai Presiden Sementara setelah Penggulingan Alpha Conde"