Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Puluhan Warga Palestina Terluka dan Pingsan Akibat Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat



Tepi Barat, Visi Muslim- Setidaknya 19 warga Palestina terluka dan puluhan lainnya mengalami sesak nafas akibat menghirup gas air mata ketika pasukan Israel secara paksa membubarkan sejumlah protes terhadap pemukiman di Tepi Barat yang diduduki pada Jumat, (1/10/2021). Dikutip dari AA.

Direktur darurat Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina di kota Nablus, Tepi Barat utara, Ahmed Jebril, mengatakan 11 warga Palestina terluka oleh peluru karet Israel, dan 17 lainnya sesak nafas akibat menghirup gas air mata di Gunung Sbeih, dekat desa Beita, selatan kota Nablus.

Dia menambahkan tim medis juga merawat tujuh orang yang terkena peluru karet Israel dan 12 orang yang menderita sesak napas akibat gas air mata di desa Beit Dajan, sebelah timur kota Nablus.

Di desa Beita, sebuah video menunjukkan drone Israel menembakkan tabung gas air mata.

Jaringan Perusahaan Penyiaran Israel mengatakan pesawat tak berawak itu jatuh karena kegagalan teknis.

Di desa Kafr Qaddum, sebelah timur Qalqilya, koordinator Komite Perlawanan Rakyat di desa, Murad Eshteiwi, mengatakan kepada wartawan bahwa tentara Israel menembakkan peluru tajam, peluru logam berlapis karet, dan tabung gas air mata setelah Jumat.

Dia menambahkan bahwa satu anak Palestina ditembak di kakinya dengan peluru karet.

Sementara itu, di Tepi Barat yang diduduki di wilayah selatan, bentrokan meletus antara warga Palestina dan tentara Israel setelah shalat Jumat di daerah Bab Al-Zawiya, pusat kota Hebron, di mana puluhan orang dirawat karena pingsan akibat tabung gas air mata Israel.

Setiap Jumat, warga Palestina menggelar demonstrasi menentang permukiman dan tembok pemisah di sejumlah desa dan kota di Tepi Barat. [] Khusnul Khatimah 

Posting Komentar untuk "Puluhan Warga Palestina Terluka dan Pingsan Akibat Serangan Pasukan Israel di Tepi Barat "