Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Sultan Muhammad Al Fatih Contoh Pemuda Penakluk Dunia


Ilustrasi



Oleh: Abu Mush'ab Al Fatih Bala (Penulis Nasional dan Pemerhati Politik Asal NTT)


Setiap zaman ada pemudanya. Kebangkitan suatu peradaban ditentukan oleh kesungguhan para pemudanya. Ada pemuda yang bersungguh-sungguh dalam mencapai cita-cita besar dan ada juga pemuda yang larut dalam kehidupan hedonis.

Sangat berharganya pemuda sehingga Soekarno pernah mengatakan berikan aku sepuluh pemuda maka akan kukuasai dunia. Masa muda adalah masa yang berapi-api yang hanya sekali. Ketika tua kekuatan itu pun sirna.

Zaman sekarang banyak pemuda yang terlena oleh masalah cinta dan Hubud Dunya. Sering galau kalau putus cinta. Padahal zaman Keemasan Islam dulu ada pemuda penakluk dunia.

Dia adalah Sultan Muhammad Al Fatih, Sultan Utsmani ke-7 dalam silsilah keluarga Utsman. Sultan memerintah hampir selama tiga puluh tahun, yang diwarnai dengan kebaikan dan kemuliaan bagi Kaum Muslimin.

Beliau bukan pemuda yang hedonis dan suka pacaran. Beliau memiliki cita-cita yang tinggi yakni mengIslamkan seluruh dunia. Untuk mewujudkannya dimulai dengan usaha menaklukkan Kota Konstantinopel, yang terkuat pada zamannya. 

Rasulullah SAW bersabda, "Konstantinopel akan bisa ditaklukkan di tangan seorang laki-laki. Maka orang yang memerintah disana adalah sebaik-baiknya penguasa dan tentaranya adalah sebaik-baik tentara." (Musnad Imam Ahmad, 4/335). Sebelum masanya Sultan Muhammad Al Fatih, telah banyak usaha untuk menaklukkan Konstantinopel. Mulai zaman Khulafaur Rasyidin sampai awal Khilafah Abbasiyah berlangsung jihad yang intensif untuk melawan pemerintahan Byzantium. Belum ada yang berhasil meski serangan menimbulkan gejolak dalam negeri Byzantium oleh Khalifah Abbasiyah Harun Ar Rasyid.

Setelahnya, pemerintahan Saljuk yang kekuasaannya mencapai Asia Kecil melakukan hal yang sama. Sultan Alib Arselan berhasil mengalahkan Kaisar Rumanos dan menawannya. Byzantium membebaskan Kaisarnya dengan syarat membayar upeti kepada Daulah Islam. Namun sayang Konstantinopel tetap tak bisa ditaklukkan hingga Kesultanan Saljuk melemah. 

Baru pada masa Sultan Muhammad Al Fatih serangan besar dirancang menyerang kota dengan pertahanan terkuat saat itu. Kota ini diserang dari tiga arah yakni Selat Bosphorus, Laut Marmarah, dan Tanduk Emas (Golden Horn). Kota ini dikelilingi dengan benteng-benteng besar dengan pagar tinggi hingga 60 kaki. 

Dilengkapi menara, pagar dalam, pos pemantau dan dijaga oleh banyak pasukan. Bahkan di dalam lautnya dipasang rantai raksasa yang berfungsi menenggelamkan setiap kapal perang musuh. Puluhan kali Sultan dan pasukannya menyerang Konstantinopel tetapi selalu gagal. 

6 April 1453 M, Sultan memimpin 250.000 pasukan menyerang Konstantinopel tetapi tak berhasil jua memenangkan pertempuran. Ketika semangat jihad semakin melemah dan banyak suara sumbang mengatakan usaha ini sia-sia, Sultan didukung secara moril oleh para Ulama. Pertolongan Allah SWT pun tiba.

Nasrullah turun kepada Kepemimpinan Islam. Para Ulama menyertai Sultan menemukan makam Sahabat Nabi SAW, Abu Ayyub Al Anshari yang dimakamkan dekat benteng Konstatinopel. Semangat jihad sultan semakin berkobar setelah teringat hadis Nabi SAW yang mengatakan kelak yang berhasil menaklukkan Kota Konstantinopel adalah sebaik-baik Komandan dan pasukannya adalah sebaik-baik pasukan.

Ide jenius pun muncul Sultan memindahkan kapal-kapal pasukan Utsmani ke Teluk Tanduk Emas tanpa melewati laut. Jalan-jalan di Bukit Galata diratakan dan 70 kapal ditarik dari Selat Bosporus naik turun perbukitan dalam semalam. 

Sebuah strategi perang terbaik yang belum pernah ada sebelumnya dalam sejarah dunia. Jum'at 22 April 1453 penduduk Konstantinopel kaget atas kehadiran pasukan Konstantinopel. Sultan Muhammad Al Fatih berhasil mewujudkan janji Rasulullah SAW. Inilah contoh pemuda yang menunaikan sumpah nya sebagai pelindung Islam dan Penakluk Dunia. Semoga para pemuda zaman sekarang dapat mengikuti langkah Beliau menerapkan ideologi Islam dan menaklukkan dunia. []

Bumi Allah SWT, 29 Oktober 2021


#DenganPenaMembelahDunia

#SeranganPertamaKeRomaAdalahTulisan 

Posting Komentar untuk "Sultan Muhammad Al Fatih Contoh Pemuda Penakluk Dunia"