Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Boneka Arwah akibat kedangkalan Akidah




Oleh : Aisyah (Pegiat Literasi)

Beberapa hari ini media ramai memperbincangkan tentang boneka yang dimiliki oleh beberapa selebritis. Yang konon boneka tersebut diperlakukan bak bayi yang masih hidup. Bahkan diberi makan dan juga di tempatkan di box bayi seperti umumnya.

Beberapa waktu lalu tidak sengaja saya melihat postingan seorang artis di IG yang berfoto bersama seorang perempuan yang sedang mengendong bayi.. Saya pikir mungkin artis tersebut sudah menikah. Tapi melihat dari caption yang di tulis sepertinya belum. Karena penasaran saya buka komentarnya. Dari semua komentar yang ada justru mempertanyakan tentang bayi yang di gendong tersebut seperti boneka. Saya perhatikan sekali lagi benar saja itu bukan bayi melainkan boneka. 

Sempat bertanya- tanya mengapa artis tersebut memperlakukan boneka seperti manusia. Karena penasaran saya buka akunnya. Ternyata banyak sekali postingan yang serupa. Awalnya saya sih tidak curiga karena menurut saya sah - sah saja bermain boneka. Memang boneka kan untuk mainan. 

Namun setelah saya melihat postingan dari teman teman yang menamakan boneka tersebut adalah boneka Arwah. Saya menjadi penasaran dan mulai menelusuri itu di YT. Alhasil saya menemukan postingan Mbah Mijan seorang paranormal yang berkunjung ke rumah artis Guru Harun yang memiliki 380 boneka Arwah.

Dalam video tersebut di perlihatkan semua boneka Arwah yang dia miliki yang dia beli dari berbagai negara di dunia. Harganya pun beragam bahkan ada yang 180 juta. Tergantung reparasinya. Beliau juga menceritakan arwah arwah yang ada di boneka tersebut berasal dari arwah orang mati yang penasaran. Bahkan dia mengatakan ada yang sering menganggu ada juga yang sudah baik.

Mirisnya boneka boneka tersebut di beri makan dan juga di ganti pakaiannya. Di ajak bicara dan juga diperlakukan layaknya anak- anak. Beliau juga mengatakan bahwa sudah banyak yang mengadopsi anak- anaknya. Dan mengaku setelah mengadopsinya mengalami perubahan dalam hidupnya. Rajin beribadah dan juga sedekah.

Sebagai orang beriman saya sangat miris melihat fenomena ini. Dalam Islam kita di ajarkan untuk beriman kepada yang ghaib tapi bukan berarti harus bersekutu bahkan menjadikan mereka keluarga. Tentu hal ini sangat bertentangan dengan syariat. Karena sampai kapan pun syetan akan terus menjerumuskan manusia. Dia berjanji hingga kiamat akan terus menyesatkan anak Adam.

Dalam Islam juga di ajarkan bahwa setiap orang yang sudah meninggal dunia nyawanya kembali kepada Allah Swt . Tidak berkeliaran di dunia dan di percaya menjadi arwah gentayangan. Ini pemikiran yang sesat dan berbahaya bagi akidah. Jika dibiarkan maka akan menggerus pemikiran. Sehingga menjadikan manusia tidak percaya dengan ketentuan yang Allah tetapkan.

Dalam wawancaranya Furi Harun juga mengatakan. Bahwa apa yang dia lakukan di dorong karena kecintaan nya dia terhadap arwah tersebut dan dalam rangka memberikan tempat untuk mereka agar tidak gentayangan sehingga tidak mengganggu manusia. Tentu ini pemikiran yang salah. Dia tidak sadar bahwa arwah yang ada dalam boneka tersebut adalah bukan arwah yang sudah mati tapi jin yang bersemayam yang memiliki perjanjian dengan manusia. 

Sebenarnya tanpa ritual pemanggilan pun,jin itu bisa bersemayam di dalam boneka yang di ketamakan apalagi dengan muka yang seram. Oleh sebab itu Islam melarang umatnya memajang patung dan lukisan yang menyerupai makhluk hidup di rumah. Karena hal itu akan mendatangkan jin bersemayam di dalamnya. 

Semua itu terjadi karena umat Islam sudah jauh dari ajaran Islam yang sebenarnya. Di tambah lagi paham kebebasan yang di gaungkan Sekarang ini. Membuat manusia melakukan hal sesuai dengan keinginan nya selama dia tidak merugikan pihak lain. Semua sah- sah saja. Bahkan negara ini mendukungnya. Ditambah lagi ada undang- undang yang menaunginya. 

Entah sampai kapan semua ini terjadi. Apakah kita hanya diam saja melihatnya. Atau kita bergerak dan menyuarakan kebenaran. Semua pilihan ada di tangan kita. Tapi ingat satu hal kita diperintahkan Allah dan Rasulnya mencegah kemungkaran. 

" Barang siapa yang melihat kemungkaran,maka cegahlah dia dengan tangannya. Jika tidak mampu maka cegahlah dia dengan lisannya dan juga tak mampu maka cegahlah dengan hatinya. Dan itu adalah selemah- lemah iman."

Semoga kita mampu mencegah kemungkaran itu. Tidak diam saja melihatnya karena jika kita hanya diam, maka para ulama menyebutnya syetan Bisu.

Wallahu alam Bish Shawab

Alfakir

Jayapura,2 Januari 2022 

Posting Komentar untuk "Boneka Arwah akibat kedangkalan Akidah"