Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

DPP IKAPPI: “Ada Ketidakseriusan Pemerintah Untuk Menstabilkan Harga"



Jakarta, Visi Muslim-PKAD—Pusat Dan Kajian Analisis Data hadir kembali dalam Insight #132 dengan mengangkat tema unik "Mak Dibikin Geleng - geleng Oleh Minyak Goreng". Sangat menarik khusuanya para ibu untuk mengatur keuangan dengan harga minyak yang selangit. Reynaldi Sarijowan Sekjen DPP Ikatan Pedagang Perdagangan Pasar Indonesia (IKAPPI) menjadi salah satu narasumber.

"Pergantian tahun komunitas pangan mulai naik, permintaan tinggi, harga akan naik", kata Reynaldi mengamati setiap tahun baru harga minyak goreng dan beberapa komoditas lain juga naik.

"Pemerintah tidak bisa melakukan maping", komentar Reynaldi melihat distribusi komoditas yang surplus di daerah tertentu namun kurang di daerah lain. 

"Seharusnya ada subsidi silang", imbuhnya.

Menurut beliau, pemerintah belum mampu mengintervensi para pengusaha sehingga mampu mengendalikan pasar. Selain itu juga distribusi yang terlalu panjang sebelum masuk ke pedagang pasar berakibat harga juga naik.

"Ada ketidakseriusan pemerintah untuk menstabilkan harga", terangnya. Hal ini karena tiap tahun selalu terjadi lonjakan harga. 

"Menjaga dan saling mengontrol", harap dari Sekjen DPP IKAPPI ini. Beliau berharap kedepanya IKAPPI dilibatkan dalam koordinasi penentuan harga di pasar, sehingga dapat menyiapkan infrastruktur pada akhirnya mekanisme pasar berjalan dengan lancar.[] 

Posting Komentar untuk "DPP IKAPPI: “Ada Ketidakseriusan Pemerintah Untuk Menstabilkan Harga""