Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pemimpin Itu Wajib Amanah



Banua Enam, Visi Muslim- “Dalam Islam semua bermuara pada kekuasaan dan kekuasaan tidak bisa dipisahkan dari Islam mengingat kekuasaan dikuasai segelintir orang yang bisa mengarahkan pada yang batil atau yang hak,” jelas Ustadz Ali Rahman.

Dalam acara Liqo Syawal Ulama dan Tokoh se Banua Enam 1443 H pada Ahad (29/5) di Amuntai dijelaskan pula oleh Ustadz Ali Rahman bahwa kekuasaan pada awalnya adalah sesuatu yang agung jika mengikuti hukum Allah sebagaimana dijelaskan dalam Al Qur’an “Wahai sekalian manusia berikanlah kekuasaan kepada orang yang memiliki kemampuan dan hendaklah kalian berhukum mengunakan hukum Allah.”

Pengasuh Majelis Ta’lim Tafaqquh Fiddin Barabai ini memaparkan bahwa pemimpin atau imam yang namanya penguasa wajib berhukum dengan apa yang diturunkan oleh Allah SWT, jika imam itu berhukum dengan hukum Allah SWT mereka layak untuk dituruti perintahnya.


“Kita bisa mengambil kesimpulan seorang pemimpin atau imam harus memiliki dua sifat dalam menerapkan hukum Allah SWT. Pertama terkait ibadah, kaum muslimin bisa beribadah dengan leluasa, mualamah, memiliki kepemilikan umum, pribadi, dan masyarakat, penerapkan sanksi pidana, hudud dan politik luar negeri.

Kedua menunaikan amanah riayah, mengurusi urusan masyarakat dan memenuhi kebutuhan sandang, pangan papan, memberikan rasa aman, menjaga darah, menjauhkan perzinahan,” papar Ustadz Ali Rahman.

“Semua fakta kerusakan yang ada sekarang membuat sempit kehidupan kita. Agar tidak terus terjadi kerusakan maka perlu perubahan. Allah SWT tidak akan mengubah suatu kaum, kecuali kaum itu merubah dirinya.

Kalau kita mau merubah maka harus mengikuti seruan Nabi SAW. Sesungguhnya ada pada diri nabi SAW terdapat suri tauladan yang baik,” tambah beliau dengan menyitir ayat-ayat Al Qur’an.

Di akhir penyampaian dalam Liqo Syawal yang mengangkat tema Akhir Era Demokrasi Khilafah Pasti Akan Tegak dalam Waktu Dekat ini Ustadz Ali Rahman mengingatkan, “Dakwah itu jalan hidupnya para Nabi dan Rasul dan kita harus mengikuti.

Para ulama sudah semestinya menjadi garda terdepan dalam dakwah karena ulama adalah pewaris para Nabi. Kehidupan Nabi dan Rasul adalah dakwah.”

Selain Mu’allim H Sulaiman Ilsa sebagai shohibul bait, hadir pula dalam kesempatan ini berhadir juga Guru H Abdul Wahab (Pengasuh Majelis Ta’lim Baitul Hikmah Kandangan) yang berkenan menyampaikan Kalimatut Taqdim.

Beberapa Kalimah Minal Ulama disampaikan oleh para Ulama di antaranya Guru Pahrul (Pengasuh Majelis Ta’lim Nurul Mustafa Tanjung), Guru H Luthfi Hidayat (Pengasuh Majelis Baitul Qur’an Rantau), dan Ustadz H Yusran Hilmi (Muballigh Amuntai), serta Guru Muhammad Taufik (Pengasuh Majelis Ta’lim Darul Hikmah Banjarbaru).

Acara Liqo Syawal yang dipandu oleh Ustadz Agus Syarkani ini dibuka dengan pembacaan ayat Al Qur’an oleh Ustadz Maliki dan ditutup dengan doa oleh Guru H Abdurrahman Sholeh dari Barabai. (ibn)

Posting Komentar untuk "Pemimpin Itu Wajib Amanah"