Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Ajaran Islam kembali Dilecehken, Ulama Aswaja Pesisir Selatan Bergerak Membela



Tulungagung, Visi Muslim- Menyikapi pelecehan ajaran Islam yang kembali terjadi akhir-akhir ini, Ulama Aswaja Pesisir Selatan kembali menggelar Multaqo, Kamis (24/11/2022). Tak hanya pelecehan Khilafah oleh oknum komisaris BUMN, juga pelecehan terhadap Rasulullah yang dilakukan oknum komedian. Pelecehan terhadap ajaran Islam dan Nabi Muhammad Saw telah berulang kali terjadi. Sayangnya, tak ada tindakan tegas dari pemerintah, justru terkesan sengaja membiarkan kejadian ini.

Pembicara pertama, Kyai Aziz Sholahuddin, pengasuh MT Islam Kaffah, menilai rezim yang berkuasa saat ini terlalu membiarkan pelecehan terhadap ajaran Islam dan ulama.

Pelaku pelecehan seolah mendapatkan pengesahan dengan program deradikalisasi yang sedang digalakkan oleh rezim penguasa. Hasilnya, tindakan pelecehan itu makin meningkat tajam, subur dan massif.

Menambahkan ucapan Kyai Aziz, Kyai DR. Fahrul Ulum, M.E.I., Pengasuh MT Al-Kayyis, mengatakan rezim sekarang bersikap abai terhadap berbagai pelecehan ajaran Islam, bahkan terkesan meremehkan. Jika ada sebagian umat Islam yang bereaksi keras terhadap pelecehan itu dijebak dalam perangkap deradikalisasi.

Pelecehan terhadap Islam akan terus terjadi karena umat Islam tidak memiliki pelindung (junnah) yaitu Khilafah ‘ala minhanjin nubuwwah. Semua kejadian ini seolah mengingatkan umat Islam betapa pentingnya memiliki perisai atau pelindung. Dan, itu adalah Khilafah Islamiyah.

Menegaskan penjelasan Kyai Ulum, Kyai dr Mohammad Ali Syafiudin, pengasuh MT Mata Hati, membeberkan fakta Khilafah ajaran Islam, Ajaran Ahlus Sunnah Wal Jamaah dan termaktub dalam kitab-kitab mu’tabar.

“Aimmatul Muslimin telah sepakat tentang Khilafah. Tak ada perbedaan diantara mereka tentang kewajiban menegakkan Khilafah. Jadi, butuh dalil apalagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Kyai Syamsul Huda, S.Ag., M.A., mengajak ulama untuk bergerak dan berjuang bersama umat menjaga kehormatan Islam dan ajarannya.

“Ulama sebagai pewaris Nabi berkewajiban menjaga dan membela kehormatan ajaran Islam,” ujarnya.

Memungkasi pernyataan para pembicara sebelumnya, Kyai Mufid, pengasuh MT Ilman Nafiah, memaparkan kerusakan sistem kapitalis demokrasi yang berlaku saat ini.

Sistem yang lemah dan banyak menimbulkan kerusakan di segala bidang kehidupan. Bahkan, menurutnya, sistem kapitalis sangat berbahaya bagi umat manusia.

Untuk itu, ia mengajak umat Islam kembali pada sistem yang telah terbukti berhasil menjadikan umat manusia damai dan sejahtera. Sistem yang dimaksud adalah sistem Islam, yaitu Khilafah ala minhajin nubuwwah.

Posting Komentar untuk "Ajaran Islam kembali Dilecehken, Ulama Aswaja Pesisir Selatan Bergerak Membela"