Yang Mempesonakan itu Mabda Islam (Ibroh dari tayangan ILC)


Banyak status salut terhadap Penampilan ust. Fellix Sauw di ILC kemarin malam. Mulai komentar, " cerdas, mantap, cemerlang, tetap tawadhu' dan komentar positif lainnya. Cukup tiap kejadian kita ambil ibroh. Agar Alloh tambahkan berkah, hikmah dan kebaikan. Bukan sebaliknya yang akan menambah kesombongan kita dalam menerima kebenaran.

Timbul satu pertanyaan, apa rahasia dibalik mempesonanya penampilan ust. Fellix? mualafnya kah? Retorikanya kah? gurunya kah? Ilmunya kah atau kah-kah yang lain?

Selain efek doa sebagaimana tulisan ust. Fellix sendiri. Saya teringat sebuah ayat di suroh fathir ayat 10," barang siapa yang menghendaki kemulyaan, maka kemulyaan itu milik Alloh. Dan kepada-Nyalah akan naik perkataan-perkataan baik dan amal kebajikan".

Tak lain hanya mereka berharap kemulyaan kapada-Nya lah dan istiqomah di jalan-Nya yang berpotensi mendapatkan kemulyaan. 

Dari sini nampaklah sumber pempesona penampilan ust. Fellix adalah Islam itu sendiri. Islam kaffah, Islam sebagai mabda'yang diyakini dan diinternalisasikan ke dalam jiwa beliau yang ditampakkan dalam lisan, tingkah laku bahkan tulisan beliau. Semoga ini bukan berlebihan. Tp inilah kehebatan iman dan Islam sebagai ideologi.

Membuat kita rindu bagaimana luar biasanya pembinaan rosululloh pada sahabat. Ketika aqidah ditancapkan. Keimanan produktif terbuktikan. Keteguhan, pengorbanan dalam perjuangan terlahirkan. Begitulah profil mempesona sosok Abu Bakar di hari pertama masuk Islam mendakwahkan Islam dengan PD kepada rekan-rekannya. Masuklah Usman, abdurrohman bin Auf, Saad bi Abi waqos lewat tangannya atas izin Alloh. Ketegaran Abdulloh bin Mas'ud membaca Al-Qur'an sampai babak belur dipukuli orang quroisy. 

Begitu mempesonanya Ja'far bin abi Tholib menjawab raja Najasi ketika beliau difitnah kaum Quraisy dengan membawa ajaran yang bertentangan dengan nabi Isa As. Begitu mempesona retorika dan akhlaq Mus'ab bin Umair ketika mendawahkan Islam kepada tokoh yatsrib yaitu Saad bin Mu'adz dan Usaid sadara sepupu Saad. Lewat wasilah beliaulah Islam sebagai mabda' tertegakkan dan cikal peradaban Islam muncul dari Madinah Al-Mukaromah yang kita kenal.

Semakin kita kaji luar biasanya internalisasi mabda dan perjuangan rosululloh dan sahabat. Semakin terasa kecil dan tidak ada apa-apanya kita di tengah perjuangan meneladani mereka.

Tapi inilah jalan mempesona itu, inilah jalan mereka yang ridho terhadap semua aturan Alloh dan Alloh pun ridho atas mereka. Bukankah ini ini yang kita minta dalam sholat kita? Dal bacaan al-Fatihah kita "ihdzinashirothot mustaqim, shirotolladzina an'am ta alaihim ghoiril maghdzubi alaih waladzooliin. Semoga Alloh mudahkan dan istiwomahkan di jalan-Nya. [vm]

Penulis : Yuyun Rumiwati (Forum Muslimah Peduli Generasi)

Belum ada Komentar untuk "Yang Mempesonakan itu Mabda Islam (Ibroh dari tayangan ILC)"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel