Prabowo: Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal Harus Diusut

Prabowo Subianto
VisiMuslim - Calon Presiden Nomor Urut 02, Prabowo Subianto mengucapkan bela sungkawa terhadap meninggalnya 500 lebih petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS).

“BPN Prabowo Sandi Koalisi Indonesia Adil Makmur menyampaikan belasungkawa yang sebesar-besarnya atas meninggalnya lebih dari 500 petugas pemilu dari berbagai tingkatan yang telah meninggal dalam proses pemilihan umum ini,” ujar Prabowo dalam konferensi Pers di kediamannya, jalan Kertanagara, Jakarta Selatan, Rabu (09/05/2019) sore.

Menurutnya, meninggalnya ratusan penyelenggara pemilu ini belum pernah terjadi dalam sejarah republik Indonesia. Oleh sebab itu, ia meminta kepada pihak yang berwajib untuk mengusut kasus ini.

“Kami sangat prihatin dan belasungkawa dan kami mohon kepada pihak yang berwajib untuk menyelesaikan dan mengusut hal ini sehingga jelas bagi semua unsur apa yang terjadi sebenarnya,” ujarnya.

“Perlu ada kejelasan, visum dan pemeriksaan medis mungkin kepada petugas-petugas tersebut,” tukasnya.

Diketahui, KPU mencatat jumlah petugas KPPS yang meninggal dunia tembus 456 orang dan 4.310 orang sakit. Angka itu di luar jumlah petugas panwas dan aparat kepolisian yang juga diketahui banyak yang meninggal saat penyelenggaraan pemilu secara serentak ini.

Hingga Selasa (07/05) petugas panwas yang meninggal mencapai 92 orang, 398 rawat inap, dan 1.592 rawat jalan. Sementara dari pihak polisi tercatat ada 22 anggota yang tewas karena keletihan dalam mengawal proses panjang pemilu.[vm]

Belum ada Komentar untuk "Prabowo: Penyebab Ratusan Petugas KPPS Meninggal Harus Diusut"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...