"No Hijab Day" Merupakan Pelanggaran Ajaran Islam


Oleh: Indah

Tanggal 1 Februari dijadikan sebagai kampanye "No Hijab Day" gerakan ini digelar melalui media sosial. Kampanye satu hari tanpa hijab ini merupakan bentuk meliberalisasikan ajaran Islam.

Hal ini juga merupakan bentuk pelanggaran terhadap aturan Allah dan bentuk strategi barat menjauhkan ajaran Islam, sebab mereka mengajak kaum wanita memajang foto mereka dengan tidak mengenakan hijab dan kerudung.

Gerakan "No Hijab Day" yang telah masuk ke Indonesia yang dipelopori Hijrah Indonesia membuat masyarakat muslim resah, sebab gerakan seperti ini tidak mencerminkan kepribadian seorang muslim.

Padahal hijab merupakan salah satu ciri khas dari ajaran Islam yang digunakan khusus bagi wanita muslim sebagai identitas diri dan pembeda antara wanita muslim dengan wanita kafir. Selain untuk menutup aurat juga bertujuan untuk membangun akhlak yang mulia sesuai dengan ajaran Islam yang syar'i.

Perintah menutup aurat untuk perempuan muslimah sangat jelas dalam Alquran dan alhadist. Bahkan para ahli tafsir yang mereka adalah Mujtahid sepat bahwa menutup aurat adalah wajib untuk muslimah yang telah baligh.

Allah SWT berfirman:
"Katakanlah kepada wanita yang beriman, “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung ke dadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka ….” (QS. An-Nuur: 31).

Firman Allah SWT:
"Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (QS. Al-Ahzab: 59).

Upaya barat untuk memberangus ajaran Islam tidak akan berhenti. Mereka akan terus memasukkan ide-ide barat untuk mempengaruhi Negara-Negara Islam untuk mengikuti ide-ide yang mereka bawa demi melanggengkan idiologi kapitalis.

Kebebasan yang mereka usung mengenai kebebasan beragama, kebebasan bertingkah laku membuat manusia seolah bisa dengan sesukanya pengubah apa-apa yang sudah di tetapkan Allah SWT.

Anggapan perihal hijab, mereka menganggap hijab merupakan bagian dari budaya Arab, menurut mereka tidak cocok jika dikenakan di Negara ini, mereka beranggapan yang lebih pantas dan cocok ialah baju kebaya peninggalan nenek moyang.

Padahal aturan Islam dari zaman Nabi Muhammad Saw hingga sekarang tetaplah sama baik di Arab, baik Negara ini.

Oleh karenanya aturan dan kewajiban mengenakan hijab wajib bagi seluruh wanita muslim sedunia. Hal ini bukan untuk mengekang kebebasan perempuan, melainkan dengan berhijab perempuan dimuliakan.

Belum ada Komentar untuk ""No Hijab Day" Merupakan Pelanggaran Ajaran Islam"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...