Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Iran Memohon Amerika Untuk Mencabut Embargo, Sedang Eropa Menentang Amerika


Teheran-VisiMuslim- Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif melalui kicauannya di twitter, pada 7/4/2020, mengatakan: “Apa yang kita inginkan adalah agar Presiden AS Trump berhenti mencegah Iran dari menjual minyak, dan berbagai produk lainnya, membeli setiap kebutuhannya, juga melakukan dan menerima pembayaran.”

Pada 8/4/2020, Gubernur Bank Sentral Iran, Abdel Nasser Hamti, mengumumkan tentang “diterbitkannya keputusan pengadilan untuk mencairkan dana senilai 1,6 miliar dolar yang dibekukan di Luksemburg. Dana ini dibekukan di Luksemburg sekitar 5 tahun yang lalu. Dia juga mengungkap tentang diterbitkannya keputusan pengadilan yang lain, yang mencegah penyerahan dana yang dibekukan di Luksemburg ke Amerika untuk memberikan kompensasi kepada para korban peristiwa 11 September 2001.” Di sini tampak bahwa ada tantangan dari Eropa ke Amerika dalam hal Iran sehingga Iran menjadi yang pertama mempertahankan kepentingannya. Semua tahu bahwa Amerika berusaha menjauhkan Eropa dari Iran untuk menyerang kepentingan Eropa di Iran. Karena alasan inilah Amerika keluar dari perjanjian program nuklir Iran pada tahun 2015, dan meminta untuk membuat perjanjian baru dengan Iran untuk menghilangkan Eropa mendapat keuntungan dari perjanjian itu.
Tampak dari pernyataan Menteri Luar Negeri Iran bahwa mereka meminta Amerika untuk mencabut larangan penjualan minyak dan produk lainnya, sebab Iran ditekan Amerika hingga Amerika membuat perjanjian terpisah dengan Iran selain perjanjian 2015, untuk itu Iran dijatuhi sanksi. Sekiranya Iran adalah negara ideologis yang didasarkan pada Islam, niscaya tidak akan memohon dan tidak membutuhkan Amerika, justru akan menundukkan Amerika pada tuntutannya. Ketika Islam diterapkan dan menempuh kebijakan swasembada, maka ia tidak bergantung pada impor dan ekspor, sehingga sanksi luar negeri tidak mempengaruhinya. Pada saat yang sama, ia bekerja untuk menyatukan negara-negara Islam dalam satu negara, sehingga ia menjadi negara terbesar di dunia yang mencakup bagian terbesar dan paling penting dari wilayah dunia, yang total populasinya hampir dua miliar (hizb-ut-tahrir.info, 12/4/2020).

Posting Komentar untuk "Iran Memohon Amerika Untuk Mencabut Embargo, Sedang Eropa Menentang Amerika"